Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Lombok Timur Masih Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan Meski Hujan Turun

📅 Rabu, 22 Okt 2025, 12:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Lombok Timur Masih Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan Meski Hujan Turun Doc: Antara Foto
Ket. Kepala BPBD Lombok Timur Lalu Mulyadi di Lombok Timur, Rabu (22/10/2025).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), masih menetapkan status siaga darurat kekeringan, meskipun kondisi hujan mulai turun pada Oktober 2025.

"Kekeringan saat ini masih dalam fase siaga darurat, hal itu sesuai dengan rilis dari BMKG, kondisi kekeringan di setiap daerah berbeda-beda, tetapi Lombok Timur masih berstatus darurat," kata Kepala Pelaksana BPBD Lombok Timur Lalu Mulyadi di Lombok Timur, Rabu.

Di sisi lain, kata dia, hujan juga sudah mulai turun, sehingga sumur warga di beberapa tempat yang biasanya mengalami kekeringan sudah mulai ada resapan atau air yang ditampung bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

‘’Ada juga saat ini wilayah yang banjir karena hujan. Maka berdasarkan fakta tersebut kita masih dalam status siaga darurat," katanya.

Walaupun dalam status siaga darurat, lanjut dia, bukan berarti pihak BPBD tidak melakukan pelayanan atau penyaluran air bersih terhadap kebutuhan darurat kebutuhan dasar air bersih bagi masyarakat.

‘’Kami tetap menyalurkan air bersih ke wilayah yang meminta penyaluran air bersih," katanya.

Mulyadi mengatakan wilayah yang paling ekstrem kekeringan yakni di Jerowaru dan kini pihaknya telah bekerja sama dengan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan Pemprov NTB  untuk membantu penyaluran air ke wilayah Jerowaru.

‘’BPBD sudah menyalurkan air bersih ke tiga wilayah saat ini yaitu ke Jerowaru, Suela, dan Puncak Jeringo," katanya.

Dari data pihaknya , dalam tahun ini sudah menyalurkan 80 tangki air bersih ke wilayah terdampak kekeringan yang sebelumnya bekerja sama dengan LSM dan Baznas Lombok Timur.

"Penyaluran air bersih tetap dilakukan sesuai permintaan masyarakat," katanya.

‘’Tugas BPBD tetap melakukan pemantauan secara bertahap terhadap wilayah yang menjadi sasaran penyaluran air bersih," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.