BNPB: Kota Solok Darurat Bencana Banjir dengan 3.362 Warga yang Terdampak
📅 Jumat, 28 Nov 2025, 08:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
BANDUNG – Sebanyak 3.362 orang warga Kota Solok, Sumatera Barat, menjadi korban banjir yang diperarah oleh meluapnya Sungai Batang Lembang dan Batang Gawan sebagaimana dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat(28/11) dini hari.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan yang diterima di Bandung, Jawa Barat, itu memaparkan bahwa dua sungai tersebut meluap setelah 24 jam terakhir hujan mengguyur wilayah Sumatera Barat, dan banjir kiriman dari daerah tetangga memperburuk kondisi di Kota Solok.
"Pendataan sementara mencatat 598 kepala keluarga atau 3.362 jiwa terdampak, dengan 224 rumah terendam," kata dia.
BNPB mengkonfirmasi ribuan orang tersebut tersebar di beberapa wilayah di Kecamatan Tanjung Harapan yang mencakup Kelurahan Koto Panjang dan Nan Balimo. Kemudian Kecamatan Lubuk Sikarah yang meliputi Kelurahan Kampai Tabu Karambia, IX Korong, Aro IV Korong, Sinapa Piliang, VI Suku, dan Tanah Garam.
"Debit air dilaporkan masih meningkat dan kembali meluap ke permukiman warga. Tim BPBD Kota Solok terus melakukan evakuasi warga ke lokasi aman," kata dia menambahkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Abdul mengungkapkan bahwa atas peristiwa tersebutWali Kota Solok menetapkan Status Tanggap Darurat Banjir, yang memungkinkan adanya penebalan distribusi bantuan logistik - upaya pencarian dan pertolongan korban bencana dari pusat dan pemerintah daerah.
Data yang diterima BNPB mencatat sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan warga antara lain sembako, makanan siap saji, velbed, selimut, bantal, jaket, paket keluarga, alat kebersihan, tenda pengungsian, mesin penyedot air, dan perahu evakuasi.
"Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Call Center BNPB di nomor 117," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Warga korban banjir di Kota Solok, Sumatera Barat, dievakuasi menggunakan perahu karet oleh petugas gabungan, Kamis (27/11/2025). ANTARA
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!