BMKG: Gempa Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia
📅 Senin, 25 Agu 2025, 09:00 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Instagram @bmkgbali
DENPASAR - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,3 mengguncang wilayah Kuta Selatan, Bali, Minggu (24/8). Getaran gempa dirasakan pada pukul 15.31 Wita, sore.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap pemicu terjadinya gempa di Pulau Dewata. Yakni, akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia di bawah lempeng Eurasia.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah III, Cahyono Nugroho, pusat gempa berada di laut Kuta Selatan atau, sekitar 59 kilometer barat daya Kuta Selatan dengan kedalaman 60 kilometer.
“Gempa tergolong dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia di bawah lempeng Eurasia. Mekanisme sumber menunjukkan adanya pergerakan naik (thrust fault),” ujar Cahyo.
Getaran gempa ini dirasakan warga dan juga wisatawan di Kuta Selatan, Kuta, dan Kuta Utara pada skala II–III MMI. Sementara di Denpasar dan Karangasem terasa lebih ringan, sekitar II MMI.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sejauh ini tidak ada laporan kerusakan maupun korban. Dan gempa dipastikan tidak berpotensi tsunami,” ucap Cahyo. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!