Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Carlos Alcaraz Juara Australian Open 2026 Usai Hancurkan Ambisi Djokovic

📅 Minggu, 01 Feb 2026, 20:00 WIB | Oleh:
Carlos Alcaraz Juara Australian Open 2026 Usai Hancurkan Ambisi Djokovic Doc: istimewa
Ket. Petenis Carlos Alcaraz berpose bersama Novak Djokovic usai menjuarai Grand Slam Australia Open 2026.

MELBOURNE - Petenis asal Spanyol Carlos Alcaraz menjuarai Australian Open 2026 setelah menghancurkan ambisi Novak Djokovic pada partai final dengan skor 2-6, 6-2, 6-3, 7-5 di Melbourne, Minggu (1/2). Kegagalan ini membuat ambisi Djokovic mengangkat trofi Grand Slam ke-25 pupus.

Dikutip dari ATP, keberhasilan Alcaraz menumbangkan Djokovic sang peraih 24 gelar mayor, membuatnya meraih gelar pertama di turnamen Grand Slam lapangan keras Melbourne.

Kemenangan tersebut juga membuat Alcaraz (22 tahun) menjadi petenis putra termuda yang menyelesaikan Career Grand Slam atau mengangkat trofi di keempat turnamen mayor pada era tenis modern atau open.

Pada laga tersebut, setelah set pembuka yang didominasi Djokovic dengan penampilan agresif, Alcaraz mencoba menguasai permainan dari baseline untuk mengendalikan pertandingan final Australian Open pertamanya.

Dia mematahkan servis lawannya dua kali dalam perjalanan menuju set kedua dan tampak kembali ke performa terbaiknya di set ketiga.

Djokovic berjuang keras di set keempat, menangkis enam break point untuk mempertahankan servisnya di gim kedua. Namun, petenis berusia 38 tahun yang tak terkalahkan dalam 10 final Australian Open sebelumnya itu tidak mampu membalas dan mempertahankan catatan sempurnanya.

Alcaraz mematahkan servis Djokovic secara telak di gim ke-12 set keempat untuk memastikan kemenangan dalam waktu tiga jam dua menit.

Alcaraz kini menjadi juara tunggal Grand Slam tujuh kali, menyamai catatan sesama mantan petenis nomor satu dunia John McEnroe dan Mats Wilander dalam daftar sepanjang masa.

Kemenangan petenis Spanyol itu di Melbourne melanjutkan dominasi yang telah ia dan rival beratnya, Jannik Sinner, miliki di turnamen major dalam beberapa tahun terakhir. Mereka telah memenangi sembilan gelar Grand Slam terakhir, sejak kemenangan Djokovic di US Open 2023.

Meskipun baru saja memenangkan semifinal lima set yang melelahkan melawan juara 2024 dan 2025 Jannik Sinner pada Jumat malam (30/1), Djokovic memukul bola dengan agresif sejak gim pertama di Rod Laver Arena.

Djokovic, yang berupaya mengangkat trofi Grand Slam ke-25 untuk memecahkan rekor sepanjang masa yang dipegangnya sekaligus menjadi juara tunggal putra tertua di turnamen mayor di era tenis modern atau Open, hampir tidak melakukan kesalahan dalam penampilan set pembuka yang mengesankan.

Sama seperti saat melawan Sinner, Djokovic tampil dengan tekad untuk mendikte permainan dengan pukulan forehand-nya, dan petenis Serbia itu menciptakan tiga break point pertama di set tersebut pada gim keempat.

Meskipun Alcaraz tetap tenang untuk menangkis dua break point pertama, Djokovic menang dalam reli panjang di baseline pada break point ketiga untuk mendapatkan keunggulan awal.

Alcaraz sendiri bertanding dalam semifinal terpanjang dalam sejarah Australian Open pada Jumat (30/1) melawan Alexander Zverev, dan ia menampilkan set pembuka yang datar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Korban Gempa Kolombia Terus...
Nasional
Kreativitas siswa semarakka...
Daerah
Pembersihan eceng gondok di...
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...

Evakuasi kapal Mentawai Fast di Padang

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Evakuasi kapal Mentawai Fas...

Prosesi Maria Assumpta Nusantara

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Megapolitan
Gubernur Pramono Lepas Pese...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.