Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bappenas Sebut Indonesia dan Hungaria Komitmen Perkuat Pembangunan Ekonomi

📅 Minggu, 23 Mar 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bappenas Sebut Indonesia dan Hungaria Komitmen Perkuat Pembangunan Ekonomi Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard.

Jakarta - Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard mengatakan Indonesia berkomitmen memperkuat hubungan bilateral dengan Hungaria guna mendukung pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

“Pembangunan merupakan aspek yang sangat penting, terlebih Indonesia tengah menghadapi tantangan bonus demografi. Masih banyak ruang kerja sama yang dapat dijajaki, tidak hanya di sektor keuangan, tetapi juga di berbagai bidang lainnya,” ujarnya saat bertemu Duta Besar Hungaria untuk Indonesia Lilla Karsay, dikutip dari keterangan resmi, Jakarta, Minggu (23/3).

Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak membahas penguatan kerja sama bilateral, khususnya dalam mendukung Asta Cita menuju Visi Indonesia Emas 2045.

Pemerintah Indonesia disebut akan menjalankan langkah-langkah strategis sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 guna membangun fondasi yang kokoh dan berkelanjutan hingga 2045.

“Terdapat tiga prioritas utama yang menjadi fokus periode ini, yaitu pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM (sumber daya manusia), serta pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, “ kata Febrian.

Indonesia diperkirakan membutuhkan investasi dalam lima tahun ke depan yang bersumber dari berbagai pihak, termasuk Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), swasta, serta kerja sama dengan negara mitra dan lembaga multilateral.

Hungaria disebut telah berkontribusi melalui proyek Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM-IKK) dengan membangun 36 instalasi pengolahan air di Jawa, Flores, Sulawesi, dan Sumatra selama periode 2017–2019.

Saat ini, juga terdapat 2.500 pekerja Indonesia di Hungaria, terutama di industri kendaraan listrik.

Hungaria juga menyediakan 110 beasiswa penuh per tahun bagi mahasiswa Indonesia sebagai bagian komitmen pengembangan SDM.

“Ini adalah awal yang baik bagi kerja sama kedua negara,” ujar Lilla Karsay.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.