Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Gangguan Kesehatan, Pemkot Ambon Siagakan Layanan Puskesmas Saat Pemungutan Suara

📅 Rabu, 14 Feb 2024, 06:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Gangguan Kesehatan, Pemkot Ambon Siagakan Layanan Puskesmas Saat Pemungutan Suara Doc: ANTARA/ Penina F Mayaut
Ket. Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.

Ambon - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menyiagakan layanan kesehatan melalui operasional Puskesmas saat hari pemungutan suara 14 Februari 2024.

"Kami siapkan petugas kesehatan di seluruh puskesmas, saya sudah minta kepala dinas kesehatan untuk seluruh Puskesmas diaktifkan, sebagai bentuk antisipasi dalam menghadapi pemilu," kata Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena di Ambon, Rabu.

Ia mengatakan, hal ini merupakan bentuk antisipasi terkait kesehatan para petugas dan panitia pemilu juga masyarakat.

"Kami berupaya menjaga jangan sampai ada penyelenggara, pengawas maupun masyarakat yang terganggu kesehatan untuk segera dibawa ke puskesmas dan Pustu di Ambon, " katanya.

Puskesmas tersebar di 20 lokasi di lima kecamatan Kota Ambon, dan akan dilayani petugas kesehatan.

"Di setiap puskesmas seluruh tenaga kesehatan yang pasti semuanya membantu berjaga agar pemilu dapat berjalan dengan lancar," katanya.

Layanan kesehatan ini bukan hanya untuk petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara), tetapi bagi semua yang terlibat dalam petugas pemilu diantaranya Linmas (Perlindungan Masyarakat), Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu), Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Sebelumnya Ketua KPU Kota Ambon, M. shadek Fuad menjelaskan, petugas KPPS diwajibkan melakukan pemeriksaan kesehatan di RS atau Puskesmas, dan wajib menyertakan bukti surat sehat.

Selanjutnya berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2024, serta petunjuk teknis terkait jaminan kesehatan bagi petugas penyelenggara pemilu, telah dilakukan rapat bersama BPJS Kesehatan.

"Kami berupaya agar petugas KPPS yang belum terdaftar di BPJS Kesehatan untuk mendaftarkan diri dan saat ini sedang berproses untuk di input kelengkapan data pribadi mengingat jumlahnya cukup banyak, sehingga proses itu masih dalam koordinasi kami pemerintah daerah, " katanya.

Ia menyatakan, pemeriksaan kesehatan penting dilakukan agar dapat mendeteksi potensi gangguan kesehatan yang akan dialami petugas TPS.

Prinsipnya pemeriksaan kesehatan diperlukan agar proses pencoblosan maupun perhitungan suara berlangsung lancar tanpa kendala kesehatan di kalangan petugas di TPS, " ujar Shadek.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.