Jalur KRL Cikampek dan Sukabumi Mulai Digeber 2026, Cek Rutenya di Sini
📅 Selasa, 03 Feb 2026, 12:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
JAKARTA - Jaringan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line bakal mengalami ekspansi besar-besaran dalam waktu dekat. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menargetkan pengembangan rute KRL Jakarta menuju Cikampek dan Sukabumi pada 2026.
Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria menyebut proyek ini menjadi bagian dari strategi menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang jalur kereta. Selain dua rute tersebut, pengembangan lintasan Jakarta-Rangkasbitung juga masuk daftar prioritas.
Menurut Dony, perluasan jaringan KRL tidak hanya berorientasi pada transportasi, tetapi juga penguatan aktivitas ekonomi daerah penyangga Jakarta. Kehadiran akses transportasi massal diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kawasan industri dan permukiman baru.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Danantara mewajibkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menuntaskan elektrifikasi jalur di lima kota besar. Langkah ini dinilai krusial agar operasional KRL dapat diperluas secara berkelanjutan.
Dony juga menegaskan bahwa proyek ini tidak akan bergantung pada produk impor. Pemerintah mendorong penggunaan produk dalam negeri melalui kolaborasi antar BUMN.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tanpa keberpihakan BUMN untuk mengembangkan industri dalam negeri, Indonesia tidak akan pernah bisa menjadi negara berbasis industri," ujar Dony dalam acara Danantara: Menggerakkan Raksasa, Menyalakan Mesin Ekonomi Indonesia di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Danantara meminta PT KAI bersinergi langsung dengan PT Industri Kereta Api (INKA) dalam penyediaan sarana dan prasarana perkeretaapian. Kolaborasi ini ditujukan untuk memperkuat ekosistem industri transportasi nasional.
Upaya tersebut diperkuat dengan program penyehatan internal PT INKA yang ditargetkan rampung pada awal tahun ini. Restrukturisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus efisiensi perusahaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, integrasi industri hulu juga diperluas lewat pembangunan fasilitas di Banyuwangi. Fasilitas tersebut akan menghubungkan INKA dengan Krakatau Steel untuk menjamin pasokan baja lokal bagi industri kereta api.
Ekspansi jaringan KRL ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto saat peresmian Stasiun Tanah Abang pada 4 November 2025. Saat itu, Prabowo meminta PT KAI menyelesaikan penambahan 30 titik perpanjangan rel dan pengadaan rangkaian kereta baru dalam waktu maksimal satu tahun.
Pemerintah menilai percepatan proyek perkeretaapian menjadi kunci dalam memperkuat konektivitas perkotaan. Transportasi massal berbasis rel dianggap sebagai solusi jangka panjang untuk mobilitas warga Jabodetabek dan sekitarnya.
Pengembangan rute Jakarta-Cikampek dan Jakarta-Sukabumi juga diproyeksikan memangkas waktu tempuh komuter. Akses yang lebih cepat dan murah diharapkan meningkatkan produktivitas masyarakat di wilayah penyangga ibu kota.
Di sisi lain, perluasan KRL diperkirakan mampu menekan kepadatan lalu lintas di jalan raya. Peralihan pengguna kendaraan pribadi ke transportasi massal menjadi target utama kebijakan ini.
Pemerintah dan Danantara optimistis ekspansi KRL akan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi regional. Dengan dukungan industri dalam negeri, proyek ini diharapkan tidak hanya memperluas jaringan transportasi, tetapi juga memperkuat kemandirian industri nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!