Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aneka Kue Lapis Menu Wajib saat Lebaran di Kabupaten Sambas

📅 Minggu, 23 Apr 2023, 19:20 WIB | Oleh:
Aneka Kue Lapis Menu Wajib saat Lebaran di Kabupaten Sambas Doc: (ANTARA/Dedi
Ket. Anak-anak mencicipi kue lapis Lebaran di Sambas

SAMBAS - Aneka jenis kue lapis yang disajikan masyarakat saat Lebaran Idul Fitri dari dulu hingga kini masih menjadi menu wajib dan lestari di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

"Setiap lebaran sajian menu utama berupa kue lapis masih wajib dan harus ada. Ini sudah menjadi tradisi turun temurun," ujar satu di antara warga Sendoyan, Kabupaten Sambas, Budi saat di Sambas, Minggu.

Ia menjelaskan bahwa setiap rumah warga baik tua maupun muda, kaya dan miskin di momen berharga dan bahagia tersedia kue lapis.

"Setiap rumah di sini wajib dan ada kue lapis. Kalau tidak ada kue lapis seperti tidak ada Lebaran sehingga selalu ada," jelas dia.

Ia menambahkan menariknya lagi kue lapis yang disajikan di meja tamu saat Lebaran dalam bentuk utuh. Untuk konsumsinya kue lapis di potong di meja sesuai kebutuhan atau sajian yang ada.

"Berbeda di tempat lainnya, sajian kue lapis ditampilkan di meja beberapa satu kue utuh. Kue tidak tidak disajikan dalam bentuk potongan saja namun satu kue dan baru dipotong di meja," papar dia.

Sementara warga lainnya, Ridha mengatakan saat ini di rumah orang tuanya di meja tamu disediakan empat kue lapis. Beragam jenis kue lapis tersedia mulai kue lapis kacang, nanas dan lainnya.

"Ya memang kue lapis wajib dibuat saat lebaran. Kue lapis ini diproduksi sendiri. Mayoritas warga membuat kue lapis sendiri," jelasnya.

Ia menjelaskan kue lapis berbahan baku utama tepung terigu, telur, mentega, susu, gula pasir, kacang dan lainnya atau disesuaikan jenis kue lapis yang diinginkan.

Menurut dia untuk kue lapis yang sering dan selalu dibuat warga seperti kue lapis kacang, kue lapis susu, kue lapis belacan dan lainnya.

"Disebut kue lapis karena saat mencetaknya dilapiskan satu persatu. Untuk bentuk terserah ada bentuk bulat dan persegi. Namun mayoritas berbentuk persegi dengan ukuran sampai 22 cm x 22 cm dan tinggi 10 cm. Biasanya menyesuaikan selera dan bahan yang ada," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.