Alasan Anak Milenial dan Gen Z Beli Mobil Listrik, dari Ingin Cari Jodoh hingga Sayang Keluarga
📅 Senin, 27 Nov 2023, 10:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: The Conversation/Shutterstock/Owlie Productions
Widya Paramita, Universitas Gadjah Mada
Mobil listrik kini makin banyak dijumpai di ruas-ruas jalan di Indonesia. Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), jumlah penjualan mobil listrik di Indonesia melonjak secara drastis dalam kurun dua tahun terakhir, dari hanya 3.193 unit pada 2021 menjadi 23.154 unit pada paruh pertama 2023.
Hal ini tak lepas dari keberhasilan program pemerintah mendorong percepatan kendaraan listrik yang dimandatkan melalui Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019, salah satunya melalui subsidi pembelian motor dan mobil listrik yang berlaku sejak Maret 2023.
Selain itu, meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan juga menjadi faktor penting. Mereka adalah target pasar yang berpotensi membentuk pasar kendaraan listrik ke depannya-baik langsung atau maupun lewat dorongan ke keluarga.
Meskipun ini membuka peluang bisnis berbagai merek otomotif untuk menjajakan produknya dengan berbagai fitur di Indonesia, jumlah mobil listrik yang beroperasi nyatanya masih jauh dari target pemerintah yang sebesar 600 ribu unit pada 2030. Platform survei Jajak Pendapat (JakPat) menunjukkan, walaupun generasi muda Indonesia semakin melek lingkungan, hanya sebesar 56,2% yang bersedia membeli produk ramah lingkungan. Sisanya memilih tindakan nyata lainnya seperti membawa tas belanja, mendaur ulang produk, dan membeli produk isi ulang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan kata lain, tidak semua generasi muda yang peduli pada lingkungan memilih membeli produk ramah lingkungan seperti mobil listrik.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui motif apa yang dapat menarik generasi muda untuk membeli mobil listrik, selain motif peduli lingkungan.
Tak hanya soal lingkungan, tapi juga cinta sesama
Sebaiknya Anda baca juga:
Penelitian kami berusaha mengungkap motivasi generasi milennial dan generasi Z untuk membeli kendaraan listrik. Kami mensurvei secara daring 260 orang responden berusia 25-40 tahun.
Hasilnya, kami menemukan bahwa motivasi generasi muda untuk membeli mobil listrik tidak hanya karena kepedulian pada lingkungan. Ada beberapa motivasi mendasar yang melandasi perilaku manusia untuk dapat bertahan hidup dan berevolusi, yaitu: (1) motif melindungi diri sendiri, (2) peduli pada keluarga dan kerabat, (3) mencari pasangan hidup, (4) mempertahankan pasangan hidup, (5) memperoleh status terpandang di masyarakat atau gengsi, serta (6) motif untuk berkelompok dan berafiliasi.
Melindungi diri dan keluarga
Persepsi mengenai suatu ancaman dapat menjadi dasar intensi pembelian konsumen terhadap suatu produk.
Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa motif melindungi diri serta kepedulian pada keluarga mendorong generasi muda untuk berniat membeli mobil listrik. Hal ini sejalan dengan meningkatnya pemahaman terhadap dampak perubahan iklim dan kerusakan lingkungan yang mengancam kesehatan dan keberlanjutan hidup manusia. Mobil listrik dipandang mampu menjadi solusi atas isu kerusakan dan pencemaran lingkungan.
Penerimaan sosial, motif berkelompok, dan alasan romantika
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!