Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Air PAM Kotor dan Berbau, Warga Tambora Mengeluhkan Kesulitan Air Bersih

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 21:07 WIB | Oleh:
Air PAM Kotor dan Berbau, Warga Tambora Mengeluhkan Kesulitan Air Bersih Doc: ANTARA/Naufal Khoirulloh
Ket. Warga mengisi air bersih dari tangki PAM Jaya di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta, Jumat (3/10). Warga di wilayah tersebut mengalami kesulitan mendapatkan air bersih karena kebocoran pipa saluran air PAM sehingga air yang mengalir ke warga menjadi kotor.

JAKARTA - Warga di kawasan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat kembali mengeluhkan kesulitan air bersih, bahkan air PAM jaya yang sempat mengalir kotor dan berbau tak sedap.

"Hari Senin (2/3) itu sempat nyala, tapi ada warga yang laporan airnya kotor, bau airnya seperti air got," ujar Ketua RT 07/RW 03 Jembatan Besi, Dian saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (4/3).

Menurut Dian, warga cukup kaget lantaran setelah lama kering, air yang keluar dari pipa PAM Jaya tiba-tiba kotor dan berbau got.

Sejak Minggu (1/3), kata Dian, air PAM sempat keluar kendati dengan volume yang sangat kecil atau menetes. Kemudian, pada Selasa (2/3) air kembali mengalami mati total hingga hari ini.

"Kan di sini warga ada yang kran airnya dibuka terus, jadi ketahuan kapan ada air. Kemarin keluar cuma netes-netes, tapi itu, kotor," ujar Dian.

Menindaklanjuti masalah tersebut, Senior Manager Corporate & Customer Communication PAM Jaya, Gatra Vaganza menyebut pihaknya masih terus berupaya menyelesaikan perbaikan jaringan pipa yang kini tersumbat.

"Sampai saat ini kami masih berupaya melakukan perbaikan," ucap Gatra.

Ia pun mengaku PAM Jaya masih terus mengirimkan satu mobil tangki air bersih setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan warga RW 03.

"Kami masih menyediakan mobil tangki sebanyak satu mobil setiap harinya ke lokasi," kata dia.

Diketahui, air PAM di kawasan RW 03 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat telah mengalami masalah sejak akhir Januari 2025 lalu.

Gangguan tersebut awalnya disebabkan adanya kebocoran pipa imbas dari galian pekerjaan proyek flyover Latumeten. Namun, setelah perbaikan pipa selesai, ternyata terjadi penyumbatan di jaringan pipa yang mengarah ke wilayah permukiman RW 03 Jembatan Besi.

Hingga saat ini, warga masih harus mengandalkan air dari mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Akan Diusut

Sementara itu, Perumda PAM Jaya akan mengusut krisis air bersih di kawasan RW 03 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.