Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PAM Jaya Bagikan Toren Gratis bagi Warga Koja untuk Jaga Ketersediaan Air

📅 Senin, 20 Apr 2026, 16:59 WIB | Oleh:
PAM Jaya Bagikan Toren Gratis bagi Warga Koja untuk Jaga Ketersediaan Air Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakut
Ket. PAM Jaya berkolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi DKI Jakarta membagikan ratusan toren gratis bagi warga Komplek UKA, RT 16 RW 08, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Senin (20/4).

JAKARTA - PAM Jaya berkolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi DKI Jakarta membagikan ratusan toren gratis kepada warga Komplek UKA, RT 16 RW 08, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, untuk menjaga ketersediaan air bersih.

“Koja ini memang secara tekanan masih di angka 0,3 dan jaringan pipa di beberapa lokasi juga masih perlu perbaikan,” kata Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin di Jakarta, Senin (20/4).

Dia mengatakan pembagian toren gratis itu dilakukan bersamaan dengan proses peningkatan infrastruktur.

“Kami hadir memberikan toren agar kebutuhan air masyarakat tetap terjaga,” ujar Arief.

Saat ini, kata dia, di Jakarta Utara sudah tersalurkan 320 toren, dan total dengan Jakarta Barat mencapai 620 toren.

“Kami juga akan menambah alokasi dari semula 2.000 menjadi 3.000 toren agar masyarakat semakin terbantu,” tutur Arief.

Dia menyebutkan Jakarta Utara dan Jakarta Barat menjadi wilayah prioritas dalam program tersebut, terutama menghadapi potensi musim kering dan dampak El Nino.

Distribusi toren itu pun ditargetkan rampung pada Juni 2026, dengan mekanisme penyaluran bertahap setiap pekan.

Arief mengingatkan warga agar menjaga kebersihan toren dan memanfaatkannya dengan baik.

Menurut dia, keberadaan toren tersebut dapat membantu warga menyimpan cadangan air saat penggunaan tinggi atau ketika aliran air mengalami gangguan sementara.

“Bantuan toren berkapasitas rata-rata 300 liter tersebut diberikan sebagai solusi penyimpanan air bersih bagi pelanggan PAM Jaya di wilayah yang tekanan airnya masih rendah,” ucap Arief.

Sementara itu, warga RT 16 RW 08, Kelurahan Tugu Utara, Purwati mengaku sudah lama menggunakan air PAM, namun belum mempunyai toren karena harganya lumayan mahal.

“Kalau tiba-tiba ada kendala air mati, sekarang sudah ada cadangannya,” ungkap Purwati. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Ekonomi
Telkomsel Gandeng Ariel seb...
Nasional
Bapanas Kebut Penyaluran Ba...
Nasional
Mendikdasmen Ungkap Literas...
Advertisement
Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.