Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PAM Jaya Diminta Gubernur Pram Tak Serampangan Bikin Galian, Jalan Jadi Macet!

📅 Senin, 29 Des 2025, 17:24 WIB | Oleh:
PAM Jaya Diminta Gubernur Pram Tak Serampangan Bikin Galian, Jalan Jadi Macet! Doc: ANTARA/Alif Bintan
Ket. Pekerja memindahkan pipa menggunakan truk crane di Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat. Perumda Air Minum (PAM) Jaya DKI Jakarta akan memasang pipa distribusi dengan diameter 1,6 meter guna mencapai target cakupan penyediaan air 100 persen pada tahun 2030.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo telah menginstruksikan kepada PAM Jaya agar ke depannya tidak sekaligus melakukan penggalian untuk pipa air bersih di beberapa lokasi sehingga tak menimbulkan kemacetan.

Pramono ingin agar satu galian dapat dipastikan selesai terlebih dulu sebelum membuat galian lainnya.

“Saya sudah minta kepada PAM Jaya untuk penanganannya jangan seperti yang dulu, digali kemudian dibiarkan. Yang ini harus digali, diselesaikan, baru pindah ke tempat yang lain,” kata Pramono saat dijumpai di Jakarta Utara, Senin (29/12).

Pramono mengatakan, saat ini cakupan air bersih di Jakarta sudah mencapai angka 80 persen.

Kendati demikian, Pramono mengakui untuk mengejar target 100 persen cakupan air bersih di 2029, PAM Jaya pasti melakukan penggalian di beberapa wilayah Jakarta, terutama Jakarta Utara.

Untuk itu, Pramono mengatakan, ke depannya penanganan terkait capaian tersebut akan berbeda. Karena itu, penggalian tersebut diharapkan tak menimbulkan kepadatan lalu lintas di beberapa wilayah di Jakarta.

“Jadi untuk itu saya secara khusus sudah memesankan kepada Dirut PAM Jaya karena memang harapannya di tahun 2029 sudah bisa 100 persen di Jakarta ini,” ujar Pramono.

Sebelumnya, Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengungkapkan bahwa PAM Jaya akan melaksanakan proyek pemasangan pipa baru sepanjang 1.000 kilometer pada 2026.

Arief pun meminta maaf kepada publik karena proyek tersebut berpotensi menyebabkan kemacetan di Jakarta.

Menurut Arief, pemasangan pipa akan tersebar di berbagai wilayah, dengan prioritas utama berada di kawasan Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

“Fokus kita nanti akan banyak di masih di timur Jakarta, utara Jakarta, masuk sedikit ke selatan sudah mulai kita lakukan perbanyakan sumber airnya juga koneksinya sudah sampai di Deplu. Kita sudah di Pondok Pinang kita bikin sedikit agak traffic,” kata Arief.

Untuk Jakarta Barat, pembangunan masih menunggu kesiapan sumber air dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), termasuk terkait Bendungan Karian di Banten.

Meski begitu, PAM Jaya menyiapkan beberapa jalur alternatif pipa agar proyek tetap berjalan pada 2026. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.