Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diduga Jadi Tempat Asusila, Hutan Kota Cawang Kini Dipasangi Lampu Sorot, Pohon Rimbun Dipangkas

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 08:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diduga Jadi Tempat Asusila, Hutan Kota Cawang Kini Dipasangi Lampu Sorot, Pohon Rimbun Dipangkas  Doc: Beritajakarta
Ket. Hutan Kota Cawang diduga disalahgunakan untuk berbuat asusila. Pemkot Jaktim kemudian menutup akses ilegal dan memasang lampu sorot.

JAKARTA - Pemerintah Kota Administratif Jakarta Timur memasang tiga lampu sorot untuk menambah penerangan di area Hutan Kota Cawang di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar. 

Kepala Seksi Prasarana, Sarana, Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Yanuar Ikhsan mengatakan, lampu sorot yang dipasang terdiri dari dua unit berdaya 240 watt dan satu lainnya 120 watt.

"Supaya lebih terang dan dapat mencegah perilaku negatif di malam hari. Setelah pohon-pohon dipangkas, pencahayaan juga menjadi lebih optimal," ujarnya, Rabu (4/3) dikutip dari Beritajakarta.

Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya Pratita menambahkan, sebanyak 30 pohon rimbun di Hutan Kota Cawang sudah dipangkas.

"Penopingan ini tidak hanya untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang, tetapi juga agar pencahayaan dari lampu sorot dapat menjangkau seluruh area secara maksimal," terangnya.

Ia menambahkan, proses penopingan dilakukan mulai 27 Februari hingga 1 Maret 2026 dengan mengerahkan sebanyak 14 personel Pasukan Hijau.

"Kami juga mengerahkan satu unit mobil tangga serta satu unit truk bak terbuka dalam pemangkasan di Hutan Kota Cawang," bebernya.

Upaya penataan ini mendapat respons positif dari warga. Salah seorang warga Kebon Pala, Andika (35) mengapresiasi langkah pemerintah dalam menjaga dan merawat fasilitas publik.

"Semoga Hutan Kota Cawang dapat kembali berfungsi optimal sebagai ruang terbuka hijau yang aman, nyaman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, tanpa disalahgunakan," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.