Gubernur Banten Targetkan Kenaikan Anggaran Bansos Lima Kali Lipat
Minggu, 01 Nov 2026, 15:15 WIB | Oleh: Ilham SudrajatMenurut dia, bantuan sosial menjadi salah satu jaring pengaman untuk memastikan keluarga rentan tetap memperoleh dukungan dalam memenuhi kebutuhan dasar dan mengakses pelayanan sosial.
Selain bantuan tunai, Pemprov Banten menjalankan program penanganan kemiskinan di sejumlah sektor.
Dibidang pangan, pemerintah menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah kepada 5.900 keluarga pada Maret 2026. Dengan bantuan berupa 10 kilogram beras dan satu kilogram ayam beku untuk setiap keluarga.
Disektor pendidikan, Pemprov Banten menjalankan Program Sekolah Gratis bagi siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta. Program Sarjana Penggerak Desa juga dilaksanakan untuk memperluas kesempatan masyarakat mengakses pendidikan tinggi.
Sementara itu, di bidang ekonomi, bantuan UEP diarahkan untuk mendorong masyarakat mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga. Pemprov Banten juga memberikan alat bantu bagi penyandang disabilitas, dukungan kebutuhan dasar bagi anak terlantar dan lanjut usia, serta bantuan kedaruratan bagi masyarakat terdampak bencana.
Di sektor perumahan dan pemenuhan kebutuhan dasar, pemerintah mendorong program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta penyediaan sarana air bersih.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan Provinsi Banten pada Maret 2026 tercatat sebesar 5,38 persen.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan tingkat kemiskinan nasional yang mencapai 8,07 persen. Pemprov Banten menyatakan akan terus memperkuat program perlindungan sosial, meningkatkan akses pendidikan, memenuhi kebutuhan dasar, dan mendorong pemberdayaan ekonomi untuk menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!