KKP Perkuat Ekonomi Kelautan dengan Fokus pada Kesejahteraan Nelayan
Kamis, 29 Okt 2026, 18:00 WIB | Oleh: Ilham SudrajatHingga Oktober 2026, luas kawasan konservasi laut Indonesia dilaporkan mencapai 31,6 juta hektare, melampaui target tahun ini sebesar 30,7 juta hektare. KKP juga melaksanakan restorasi mangrove di lahan tambak tidak produktif seluas 2.333,28 hektare di Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Subang.
“Laut yang sehat merupakan fondasi bagi keberlanjutan perikanan, pendapatan masyarakat pesisir, dan ketahanan pangan nasional,” ujar dia.
Karena itu, program konservasi dan pemulihan ekosistem perlu berjalan beriringan dengan pengembangan usaha perikanan agar keseimbangan lingkungan tetap terjaga.
Marihot berharap KKP terus memperkuat pelaksanaan program prioritas, termasuk target pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih hingga 2029. Ia menilai keberlanjutan program perlu didukung evaluasi berkala, peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan kelembagaan nelayan, serta perluasan akses pembiayaan dan pasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga mengingatkan bahwa biaya operasional melaut, keterbatasan infrastruktur, kesenjangan kesejahteraan antardaerah, dan perubahan iklim masih menjadi tantangan. Menurut dia, tantangan tersebut membutuhkan penanganan konsisten agar pembangunan kelautan dan perikanan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.
“Keberhasilan pembangunan kelautan dan perikanan harus tercermin dari meningkatnya kesejahteraan nelayan, menguatnya industri nasional, dan terjaganya sumber daya laut,” kata dia seraya berharap pengembangan sektor kelautan terus membuka peluang ekonomi lebih luas sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!