Yordania: Oase Kedamaian dan Lorong Waktu di Timur Tengah
Rabu, 28 Okt 2026, 15:07 WIB | Oleh: Deri HenriawanYordania juga menawarkan sisi urban yang menarik melalui ibu kotanya, Amman. Kota ini berdiri di atas perbukitan dan menampilkan kontras yang harmonis antara gedung-gedung modern dengan situs-situs kuno seperti Amfiteater Romawi di pusat kota tua.
Hanya berkendara satu jam ke arah utara dari Amman, Anda akan menemukan Jerash, salah satu kota kuno Romawi di luar Italia yang paling terawat dengan baik di dunia. Berjalan melewati Gerbang Hadrian, menyusuri jalanan berpilar Cardo Maximus, dan berdiri di Forum berbentuk oval yang megah akan membuat Anda merasa seperti sedang berjalan di era Julius Caesar.
Di luar keindahan alam dan sejarahnya, aset terbesar Yordania adalah masyarakatnya. Suku Badui dan warga perkotaan Yordania memiliki budaya menyambut tamu yang sangat kental. Kalimat "Welcome to Jordan" akan sering Anda dengar di setiap sudut jalan, pasar tradisional (souk), hingga restoran.
Keramahan ini paling pas dinikmati sambil menyantap Mansaf, hidangan nasional Yordania berupa daging domba yang dimasak dalam saus yoghurt kering yang difermentasi, disajikan di atas nasi dan roti arab, lalu ditutup dengan secangkir kopi arabika beraroma kapulaga.
Yordania adalah destinasi yang lengkap. Negara yang menawarkan kedamaian spiritual, petualangan alam liar, hingga wisata sejarah yang mendalam. Di tengah dunia yang bergerak terlalu cepat, Yordania mengundang kita untuk memperlambat langkah, mengagumi jejak-jejak peradaban masa lalu, dan menikmati kehangatan hubungan antarmanusia di bawah langit Timur Tengah yang memikat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!