30 Orang Tewas - Gerbong Hancur Berantakan dalam Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol
Rabu, 28 Okt 2026, 18:05 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKecelakaan di Toledo kembali membangkitkan ingatan masyarakat Spanyol terhadap tragedi kereta api di Adamuz, Provinsi Córdoba, pada Januari 2026.
Kecelakaan sebelumnya tersebut menewaskan 46 orang dan melukai 152 lainnya. Kini, kurang dari setahun berselang, Spanyol kembali menghadapi kecelakaan kereta yang menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Ironisnya, Spanyol memiliki salah satu jaringan kereta cepat terbesar di dunia. Jaringannya merupakan yang terbesar di Eropa dan terbesar kedua secara global setelah China. Pada 2024, layanan kereta cepat negara tersebut mengangkut sekitar 25 juta penumpang.
Tragedi di Toledo pun menjadi pukulan berat bagi sistem transportasi yang selama ini menjadi salah satu andalan mobilitas masyarakat Spanyol.
Di tengah operasi penyelamatan dan proses pendataan korban, pertanyaan mengenai penyebab tabrakan masih belum terjawab. Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap bagaimana dua kereta yang beroperasi di jalur tersebut bisa terlibat dalam kecelakaan mematikan.
Untuk sementara, perhatian tertuju pada para korban dan keluarga mereka, sementara petugas terus bekerja di lokasi kejadian di tengah kekhawatiran bahwa jumlah korban meninggal masih dapat bertambah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!