30 Orang Tewas - Gerbong Hancur Berantakan dalam Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol
Rabu, 28 Okt 2026, 18:05 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
TOLEDO – Tragedi maut mengguncang jaringan kereta cepat Spanyol. Dua kereta yang melaju di jalur Madrid–Seville bertabrakan di dekat Urda, Provinsi Toledo, Rabu (28/10/2026). Sedikitnya 30 orang tewas dalam kecelakaan tersebut, sementara jumlah korban dikhawatirkan terus bertambah.
Dari The Guardian, benturan dahsyat membuat sejumlah gerbong tergelincir dari rel. Beberapa di antaranya bahkan dilaporkan terlempar dari tanggul dan jatuh ke area ladang, meninggalkan pemandangan gerbong yang rusak parah di lokasi kejadian.
Tim penyelamat segera dikerahkan untuk mengevakuasi penumpang dan memberikan pertolongan kepada para korban. Besarnya kerusakan serta kondisi sejumlah gerbong memunculkan kekhawatiran bahwa tragedi ini dapat menelan lebih banyak korban jiwa.
Pemerintah daerah Castilla-La Mancha mengonfirmasi jumlah korban meninggal telah mencapai sedikitnya 30 orang. Angka tersebut meningkat tajam dari laporan awal yang menyebutkan 10 orang dikhawatirkan tewas.
Juru bicara pemerintah daerah sebelumnya memperingatkan jumlah korban kemungkinan bertambah. Menteri Kesehatan setempat bahkan mengungkapkan kekhawatiran akan terjadinya sebuah “tragedi besar”.
Laporan tersebut dikutip The Guardian dalam perkembangan terbaru kecelakaan yang terjadi pada Rabu pagi waktu setempat.
Dentuman Dahsyat Selama 10 Detik
Kengerian kecelakaan itu tergambar dari kesaksian seorang penumpang bernama Miguel, yang berada di gerbong belakang salah satu kereta bersama beberapa rekannya.
Kepada stasiun radio COPE, Miguel menceritakan suara keras yang terdengar sesaat sebelum mereka menyadari adanya kereta lain yang hancur.
“Kami mendengar suara gemuruh yang sangat besar, dentuman yang benar-benar dahsyat yang berlangsung selama 10 detik, seolah-olah kereta akan tergelincir. Melalui jendela sebelah kanan, kami bisa melihat kereta yang hancur – saya rasa itu pasti kereta yang satunya lagi,” tuturnya.
Kesaksian tersebut disampaikan Reuters, sebagaimana dikutip The Guardian.
Indikasi awal menunjukkan kereta Renfe AVE 2080 yang melayani rute Madrid–Seville bertabrakan dengan kereta Iryo 7076 yang berada di depannya. Namun, penyebab pasti kecelakaan belum diketahui dan masih harus dipastikan melalui penyelidikan.
Kantor berita Spanyol EFE melaporkan sedikitnya tiga gerbong tergelincir. Beberapa gerbong bahkan jatuh dari tanggul, sehingga proses evakuasi menjadi salah satu fokus utama petugas di lokasi.
Lebih dari 500 Orang Berada di Dua Kereta
Besarnya jumlah penumpang di kedua kereta membuat skala tragedi ini menjadi perhatian serius.
Kereta Iryo 7076 diketahui membawa 146 penumpang dan seorang bayi. Sementara itu, kereta AVE 2080 mengangkut 397 penumpang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!