Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

30 Orang Tewas - Gerbong Hancur Berantakan dalam Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol

28 Rabu, 28 Okt 2026, 18:05 WIB | Oleh:

Dengan demikian, terdapat total 544 orang di dalam kedua kereta tersebut.

Belum seluruh kondisi penumpang dapat dipastikan dalam laporan awal. Karena itu, pihak berwenang masih menghadapi tantangan untuk mendata korban meninggal, korban luka, serta penumpang yang selamat.

Penyelidikan akan menelusuri berbagai kemungkinan penyebab kecelakaan, termasuk reaksi masinis, pengoperasian sistem persinyalan, dan kondisi operasional kereta sebelum tabrakan terjadi.

Operator infrastruktur perkeretaapian Spanyol, ADIF, mengonfirmasi insiden tersebut terjadi di Provinsi Toledo. Kedua kereta diketahui beroperasi di jalur kereta cepat Madrid–Seville.

Esther Padilla, juru bicara pemerintah daerah Castilla-La Mancha, sebelumnya menyampaikan bahwa salah satu kereta tampaknya mungkin telah berhenti sebelum insiden terjadi. Namun, informasi tersebut belum cukup untuk memastikan penyebab tabrakan.

Pemerintah Spanyol Terkejut, Eropa Berduka

Kecelakaan tersebut langsung memicu reaksi dari pemerintah Spanyol dan sejumlah pemimpin Eropa.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez mengaku terkejut atas tragedi tersebut. Sementara itu, Menteri Transportasi Óscar Puente langsung berada di pusat kendali darurat untuk mengumpulkan informasi mengenai kejadian tersebut.

“Berada di pusat kendali sejak pukul 09.40 mencoba mendapatkan semua informasi yang mungkin tentang apa yang terjadi,” tulis Puente dalam pernyataan singkatnya.

Keluarga kerajaan Spanyol juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal serta simpati kepada para korban luka dan seluruh pihak yang terdampak.

Dukungan serupa datang dari Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

“Baru saja menerima kabar menyedihkan dari Toledo tentang tabrakan dua kereta api berkecepatan tinggi. Hati saya turut berduka cita untuk keluarga dan orang-orang terkasih para korban,” katanya.

“Hari ini, Eropa berduka bersama Anda,” lanjutnya.

Di tengah kekhawatiran meningkatnya kebutuhan penanganan medis, layanan donor darah di Madrid juga mengeluarkan imbauan mendesak kepada masyarakat untuk mendonorkan darah dari berbagai golongan. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan kebutuhan pelayanan kesehatan setelah kecelakaan.

Tragedi Kedua dalam Kurang dari Setahun

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Ada Apa? Menlu Singapura Rela Terbang Mendadak Demi Temui Prabowo di Hambalang

Ada Apa? Menlu Singapura Rela Terbang Mendadak Demi Temui Prabowo di Hambalang

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.