KEK Kura Kura Sulap Pameran Mal Jadi Panggung Fesyen Berkelanjutan
📅 Kamis, 22 Okt 2026, 19:15 WIB | Oleh: Tim PenulisAdapun pesan utama yang diusung dalam pameran fesyen tahun ini adalah mendobrak stigma bahwa praktik ramah lingkungan hanya bisa dilakukan oleh perusahaan berskala besar.
Ia menjelaskan saat ini, IKM dan UMKM memiliki akses memproduksi produk berkualitas tinggi melalui penerapan teknologi cetak digital Epson Monna Lisa ML-32000 dan tinta berbasis air.
Praktik produksi ramah lingkungan ini secara aktif meminimalkan limbah melalui sistem pengolahan air biologis dan upaya daur ulang material.
Komitmen kelestarian lingkungan tersebut telah diakui melalui deretan sertifikasi global, antara lain OEKO-TEX® STANDARD 100, OEKO-TEX® STeP, serta berbagai sertifikasi ISO.
Tahun ini, perajin juga membidik rekor dunia untuk jumlah busana tekstil terbanyak dalam satu peragaan busana bersertifikasi keberlanjutan demi membuktikan kemampuan desainer nasional.
Sebelumnya, PT Labda Anugerah Tekstil sendiri telah meraih rekor MURI berturut-turut pada 2022 hingga 2024 sebagai perusahaan cetak digital tekstil pertama pengguna bahan ramah lingkungan bersertifikasi ISO dan pionir OEKO-TEX tingkat UMKM.
Dengan pengalaman melayani untuk lebih dari 40 negara dan 80 persen basis bisnis dari pasar internasional, ia berkomitmen melalui pameran ini akan membawa standar global membuka pasar baru bagi merek lokal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!