Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Santri Ponorogo Menggelar Shalat Istisqa Memohon Hujan

📅 Kamis, 22 Okt 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ribuan Santri Ponorogo Menggelar Shalat Istisqa Memohon Hujan Doc: Antara
Ket. Ribuan santri dan warga mengikuti sholat istisqa di lapangan Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026).

Ponorogo - Sebanyak 3.200 santri Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menggelar shalat istisqa untuk memohon hujan di tengah kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air bersih dan kebutuhan pertanian, Kamis.

Shalat istisqa yang berlangsung di lapangan pondok pesantren tersebut diikuti santri putra dan putri, para pengajar atau asatidz, serta masyarakat sekitar.

Pimpinan Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar KH Muhammad Ihsan mengatakan, pelaksanaan shalat istisqa merupakan ikhtiar spiritual bersama untuk menghadapi kondisi kemarau yang dirasakan berlangsung lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya.

"Shalat istisqa ini kami laksanakan sebagai ikhtiar dan doa bersama karena kemarau tahun ini dirasakan cukup panjang. Kami berharap Allah SWT segera menurunkan hujan agar masyarakat dapat kembali memenuhi kebutuhan air dan lahan pertanian tidak terus terdampak kekeringan," katanya.

Ia menjelaskan doa bersama tersebut tidak hanya ditujukan bagi masyarakat Ponorogo, tetapi juga warga di berbagai daerah yang menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan.

Jamaah turut mendoakan para petani yang lahannya terdampak keterbatasan pasokan air agar hujan segera turun sehingga kebutuhan air rumah tangga dan pertanian dapat terpenuhi.

Ihsan berharap kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama masyarakat dalam menghadapi dampak kemarau.

"Kami berharap doa yang dipanjatkan ribuan santri, para asatidz, dan masyarakat ini dikabulkan Allah SWT. Semoga hujan yang membawa berkah segera turun di seluruh wilayah Indonesia sehingga kekeringan dapat teratasi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

29 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.