KEK Bali Tanam Investasi Hijau, Pembibitan Jadi Penopang Wisata Berkelanjutan
📅 Selasa, 20 Okt 2026, 20:00 WIB | Oleh: Tim PenulisDENPASAR – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura di Denpasar, Bali, mengembangkan pusat pembibitan tanaman untuk mendukung pariwisata hijau dan berkelanjutan di Pulau Dewata.
“Kami merawat 83 spesies tanaman,” kata Kepala Departemen Komunikasi KEK Kura Kura Zefri Alfaruqy di Denpasar, Bali, Selasa (20/10).
Lebih lanjut ia menjelaskan 83 spesies tanaman itu terdiri atas 57 jenis tanaman perdu dan 26 jenis pohon dengan total tanaman mencapai hampir 26 ribu.
Saat ini, sebanyak 14.700 tanaman berada pada fase semai, 10.750 tanaman berada pada fase sapih dan sebanyak 521 tanaman siap ditanam.
Tanaman perdu paling banyak karena banyak digunakan untuk mendukung struktur vegetasi, penutup area serta untuk estetika kawasan.
Tanaman perdu itu di antaranya kenyeri (Nerium oleander), selada laut (Scaevola taccada), dan cendrawasih (Phyllanthus myrtifolius).
Sementara itu, koleksi pohon dipersiapkan untuk mendukung pembentukan kanopi dan struktur vegetasi jangka panjang di kawasan.
Tak hanya itu, Zefri mengatakan tanaman lokal khas tropis dan khas pesisir juga dikembangkan di antaranya widuri (Calotropis gigantea), jepun/kamboja (Plumeria pudica), jempiring (Gardenia jasminoides), dan andong (Cordyline fruticosa).
Tanaman tersebut dirawat oleh para tenaga kerja yang mayoritas merupakan warga sekitar KEK Kura Kura di Desa Serangan, Denpasar.
Di dekat kawasan pembibitan tanaman itu juga telah berdiri pengelolaan sampah organik. Sampah daun-daun itu dikumpulkan untuk diolah menjadi kompos yang juga digunakan untuk pemupukan tanaman setempat.
Saat ini, ia mengatakan kawasan seluas 240.379 meter persegi itu ditanami 737.441 tanaman pohon dan perdu atau melonjak dibandingkan pada 2023 yang saat itu mencapai 177 ribu tanaman.
“Ke depan inisiatif dan fasilitas ini akan terus dikembangkan sejalan dengan pertumbuhan kawasan dan kebutuhan lanskap,” kata perwakilan Bali Turtle Island Development (BTID) selaku pengelola KEK Kura Kura Bali itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!