Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Daftar 10 Terowongan Kereta Api Tertua di Indonesia, Dibangun Tahun 1879 Sejak Era Kolonial Belanda

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 23:06 WIB | Oleh:

Terowongan sepanjang sekitar 600 meter ini berada pada lintas Muara Kalaban–Padang Sibusuk. Pembangunannya berkaitan dengan pengembangan jaringan perkeretaapian Sumatera Barat untuk mendukung pengangkutan komoditas dan hubungan antarkawasan.

6. Terowongan Lubang Kalam – Sumatera Barat (1892–1894)

Dibangun pada jalur Sawahlunto–Muara Kalaban, terowongan sepanjang sekitar 828 meter menurut dokumen nominasi UNESCO ini memiliki hubungan erat dengan sejarah pertambangan Ombilin. Jalur kereta api menjadi bagian dari sistem pengiriman batu bara dari pedalaman Sumatera Barat menuju Pelabuhan Emmahaven, kini Teluk Bayur, untuk perdagangan internasional.

7. Terowongan Garahan – Jawa Timur (1901–1902)

Terowongan sepanjang sekitar 113 meter ini berada di kawasan pegunungan pada lintas Jember–Banyuwangi. Keberadaannya menjadi bagian dari pembangunan jaringan rel yang menghubungkan wilayah timur Pulau Jawa melalui medan berbukit.

8. Terowongan Mrawan – Jawa Timur (1901–1902)

Memiliki panjang sekitar 690 meter, Mrawan dibangun di kawasan Gunung Gumitir. Pengerjaannya dilakukan dari dua arah untuk membuka jalur melalui kawasan pegunungan yang menjadi penghubung Jember dan Banyuwangi.

9. Terowongan Sasaksaat – Jawa Barat (1902–1903)

Terowongan sepanjang 949 meter ini dibangun pada lintas Purwakarta–Padalarang. Catatan sejarah KAI menyebut penggalian dilakukan dari dua sisi bukit. Ketika ditemukan batuan cadas, pekerjaan pengeboran dilakukan secara manual karena penggunaan bahan peledak dan mesin dikhawatirkan mengganggu kestabilan tanah. Penerangan listrik dari dinamo juga digunakan untuk mendukung pekerjaan.

10. Terowongan Batulawang – Jawa Barat (1914)

Terowongan dengan panjang historis sekitar 281,5 meter ini berada pada bekas jaringan kereta api Banjar–Cijulang. Jalur tersebut dibangun untuk menghubungkan kawasan selatan Jawa Barat dengan jaringan transportasi yang lebih luas. Kini, peninggalannya menjadi bagian dari sejarah jalur kereta api yang sudah tidak beroperasi.

Kisah pembangunan terowongan tersebut berlangsung pada periode penting perkembangan teknologi perkeretaapian dunia. Terowongan Gotthard di Swiss sepanjang sekitar 15 kilometer dibuka pada 1882, sementara Terowongan Simplon sepanjang sekitar 19,8 kilometer mulai beroperasi pada 1906. Pada masa yang berdekatan, pembangunan terowongan di Indonesia menghadapi tantangan medan tropis, perbukitan, serta kebutuhan transportasi di berbagai wilayah.

Di Sumatera Barat, keterkaitan perkeretaapian dengan sejarah industri dunia juga memperoleh pengakuan melalui Warisan Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto, yang ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO pada 2019. Situs tersebut mencakup sistem pertambangan, jaringan transportasi kereta api, dan fasilitas pelabuhan yang berkembang pada masa kolonial. Sejarah pembangunannya juga berkaitan dengan pengalaman para pekerja, termasuk buruh paksa, yang penting dipahami sebagai bagian dari konteks sosial pada zamannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...

Nandur Srawung Dilakukan Dinas Kebudayaan Yogyakarta

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Nandur Srawung Dilakukan Di...

Penemu Pembakar Hutan Akan Diberi Hadiah, Ikuti Sayembara Ini

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penemu Pembakar Hutan Akan ...
Megapolitan
Pemkot Bekasi Turun ke SPBU...
Advertisement
Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.