Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jawa Tengah Intensifkan Pemadaman Karhutla di Gunung Lawu dan Gunung Sumbing

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 16:27 WIB | Oleh:
Jawa Tengah Intensifkan Pemadaman Karhutla di Gunung Lawu dan Gunung Sumbing Doc: ANTARA/HO-Pemprov Jateng
Ket. Helikopter mengambil air untuk membantu pemadaman kebakaran di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Semarang, 20/10 (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengintensifkan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kawasan Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar, dan Gunung Sumbing di Kabupaten Wonosobo.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Kabupaten Semarang, Selasa, mengatakan penanganan kebakaran Gunung Lawu telah ditingkatkan menyusul penetapan status tanggap darurat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar.

Dua helikopter dari TNI disiapkan untuk mendukung operasi pemadaman melalui udara oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Bupati sudah koordinasi dengan kami. Sudah ditingkatkan menjadi tanggap bencana. Juga ada dua helikopter dari TNI yang nanti dioperasionalkan oleh BNPB," katanya.

Ia menjelaskan operasi pemadaman melalui udara atau water bombing telah dilakukan sebanyak dua sorti (penerbangan).

Namun, kata dia, upaya tersebut menghadapi kendala angin kencang dan kondisi cuaca yang menyulitkan manuver helikopter.

Berdasarkan laporan penanganan, kebakaran di Gunung Lawu telah berdampak pada sekitar 230 hektare kawasan hutan di wilayah Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu.

Petugas gabungan juga melakukan pemadaman manual dan pembuatan sekat bakar untuk mencegah api meluas.

Sedangkan kebakaran di Gunung Sumbing terjadi di kawasan Desa Lamuk, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, dengan luas lahan yang terbakar masih dalam pendataan.

Sebanyak 152 pendaki di Gunung Sumbing dilaporkan telah dievakuasi dari kawasan tersebut.

Untuk Gunung Sumbing, kata dia, pemadaman untuk sementara dilakukan melalui jalur darat, sambil menunggu dukungan pemadaman udara, dengan mempertimbangkan perkembangan kebakaran dan kondisi operasi di lapangan.

Selain mengoptimalkan pemadaman, ia meminta aparat kepolisian menyelidiki penyebab kebakaran dan telah berkoordinasi dengan Polda Jateng untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kesengajaan.

"Kapolda juga saya koordinasikan dengan jajaran untuk melakukan penyelidikan. Jangan sampai ada unsur kesengajaan di sana," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di kawasan hutan dan pegunungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Melemah, MS...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Luar Negeri
Alberta Gagal Merdeka, Warg...
Luar Negeri
Bahrain-Prancis Sepakat Gar...
Luar Negeri
Brunei Gelar Pertemuan Asea...
Megapolitan
48 Marbot dan Juara MTQ Jak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.