Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat Creative Village, Kemenekraf Ajak Pelaku Kreatif Terapkan Prinsip Keberlanjutan

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 22:57 WIB | Oleh:
Lewat Creative Village, Kemenekraf Ajak Pelaku Kreatif Terapkan Prinsip Keberlanjutan Doc: ANTARA/Fitra Ashari
Ket. Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong penyelenggaraan pameran ekonomi kreatif yang lebih berkelanjutan dalam Creative Village di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (21/10).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mengedepankan isu keberlanjutan (sustainability) pada penyelenggaraan pameran Creative Village dalam rangkaian World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026, mulai dari penataan stan pameran hingga produk ramah lingkungan dari pelaku ekonomi kreatif lokal.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan pendekatan tersebut diterapkan pada ajang Creative Village di kawasan SCBD antara lain dengan memanfaatkan ruang yang sudah tersedia dan menyebarkan kegiatan di sejumlah lokasi untuk menekan potensi limbah.

“Di SCBD Park, kita bisa melihat kalau Jakarta itu walkable city dan kedua, menggunakan ruang yang sudah ada untuk menunjukkan apa yang Indonesia punya tanpa terlalu banyak membangun dari awal sehingga tidak terlalu banyak juga limbahnya,” ujar dia kepada awak media usai membuka Creative Village di SCBD Park, Jakarta, Rabu (21/10).

Menurut dia, pembangunan stan dalam jumlah besar untuk acara berdurasi singkat berpotensi menghasilkan limbah setelah kegiatan selesai. Meski upaya daur ulang dapat dilakukan, penyelenggara perlu mempertimbangkan pendekatan yang mengurangi kebutuhan pembangunan sejak awal.

Atas pendekatan tersebut, kegiatan WCCE 2026 diselenggarakan di beberapa titik, termasuk kawasan SCBD Park dan Ashta. Pemanfaatan ruang terbuka yang sudah tersedia diharapkan dapat mengurangi kebutuhan pembangunan stan pameran baru sekaligus menghadirkan pengalaman bagi pengunjung untuk menikmati berbagai produk kreatif.

Selain aspek penyelenggaraan acara, prinsip keberlanjutan juga ditampilkan melalui produk fesyen. Di area Ashta, pengunjung dapat melihat produk sustainable fashion yang menggunakan material alternatif, seperti linen, bahan dari ampas kopi, serta jaring nelayan bekas yang tidak lagi digunakan.

Irene menilai pemanfaatan material tersebut menunjukkan peluang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menghadirkan inovasi produk sekaligus merespons perhatian global terhadap isu lingkungan.

“Seluruh dunia lagi ingin melihat, apa yang bisa aku lakukan untuk membuat dunia lebih baik, dan saya berharap Indonesia terdepan di isu tersebut,” ujar dia.

Penerapan prinsip keberlanjutan dalam WCCE 2026 memperlihatkan dua pendekatan, yakni mengurangi potensi limbah dari penyelenggaraan acara dan menampilkan inovasi produk kreatif yang memanfaatkan material alternatif.

Pendekatan ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan karya pelaku kreatif Indonesia kepada pengunjung dan pemangku kepentingan internasional sekaligus memperluas akses pasar produk lokal melalui investasi jangka panjang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Luar Negeri
Anthropic Rugi US$80 Miliar...
Advertisement
Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.