BPBD: Damkar Belitung Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Padat Karya
📅 Minggu, 18 Okt 2026, 14:37 WIB | Oleh: Tim PenulisTANJUNGPANDAN – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung berhasil memadamkan dan mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas kurang lebih tiga hektare di Jalan Padat Karya, Desa Air Merbau.
Komandan Regu (Danru) Piket II Damkar BPBD Belitung Riko Pribadi di Tanjungpandan, Minggu (18/10), mengatakan api berhasil dikendalikan, sehingga tidak meluas karena lokasi kejadian merupakan kawasan permukiman masyarakat.
"Api berhasil kami kendalikan agar tidak meluas, karena di sini masih banyak rumah penduduk," katanya ditemui di lokasi kejadian setelah pemadaman.
Ia menjelaskan awalnya tim Damkar BPBD Belitung menerima laporan dari seorang warga melalui hotline Damkar mengenai peristiwa kebakaran hutan dan lahan di wilayah itu pada Minggu (18/10) pukul 11.00 WIB.
"Kami langsung bergegas ke lokasi. Saat tiba, api memang sudah membesar dan warga sempat berusaha memadamkan dengan peralatan seadanya seperti ember air," ujarnya.
Ia menegaskan penanganan cepat dilakukan untuk mencegah kobaran api merambat ke perumahan warga sekitar maupun lapak besi tua yang berada tak jauh dari titik api.
"Tantangan terbesar yang kami hadapi dalam proses pemadaman ini adalah kondisi angin yang cukup kencang, kobaran api yang besar, serta kondisi lahan yang sangat kering, sehingga material di lokasi sangat mudah terbakar," katanya.
Riko menjelaskan meski kobaran utama telah berhasil dipadamkan tepat pada pukul 11.45 WIB dan status lokasi dinyatakan aman (hijau), petugas tetap melakukan prosedur pendinginan.
"Meskipun permukaan sudah tampak padam, di bagian bawah masih terdapat bara api. Oleh karena itu, personel kami terus melakukan penyemprotan pendinginan, baik langsung dari armada pemadam maupun mengoperasikan sprayer portabel," ujarnya.
Setelah mengendalikan karhutla seluas tiga hektare di lokasi tersebut, Tim Damkar BPBD Belitung langsung bergerak menuju titik lokasi api lainnya yang tidak jauh dari tempat pertama.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan di tengah kondisi panas terik saat ini, karena bisa memicu potensi kejadian kebakaran hutan dan lahan.
"Kami mengimbau masyarakat mari bersama-sama menjaga lingkungan kita dari ancaman kebakaran hutan dan lahan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!