Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bidik Pasar Wisatawan Mancanegara, Pemkot Bandung Dorong UMKM Kuliner Beralih ke QRIS

6 Jumat, 06 Nov 2026, 15:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bidik Pasar Wisatawan Mancanegara, Pemkot Bandung Dorong UMKM Kuliner Beralih ke QRIS Bidik Pasar Wisatawan Mancanegara, Pemkot Bandung Dorong UMKM Kuliner Beralih ke QRIS Doc: Antara
Ket. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/11).

Kota Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya sektor kuliner, memanfaatkan digitalisasi melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk mempermudah transaksi sekaligus memperluas jangkauan pasar, termasuk kepada wisatawan mancanegara.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan pembayaran digital melalui QRIS dapat membantu pelaku UMKM melayani konsumen secara lebih mudah, termasuk wisatawan dari sejumlah negara yang telah terhubung dengan sistem pembayaran tersebut.

“Penggunaan QRIS dapat mempermudah transaksi sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk melayani wisatawan dari sejumlah negara yang telah menggunakan sistem pembayaran,” kata Farhan di Bandung, Jumat (6/11).

Ia mengatakan Pemkot Bandung berkomitmen memperkuat ekosistem UMKM agar mampu naik kelas secara berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, perbankan, serta komunitas pelaku ekonomi.

Menurut Farhan, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian Kota Bandung. Karena itu, peningkatan kapasitas usaha perlu dilakukan secara terintegrasi, mulai dari penguatan produksi, akses pembiayaan, pemasaran, hingga peningkatan kualitas produk.

Penguatan UMKM, lanjut dia, juga harus disertai pembenahan rantai pasok, khususnya di sektor pangan. Pelaku usaha besar dinilai memiliki peran strategis dalam memastikan distribusi bahan baku berjalan lancar sehingga UMKM memperoleh pasokan secara lebih terjamin.

Selain mendorong digitalisasi transaksi, Pemkot Bandung memperkuat pendampingan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.

Program PINTAR

Sebelumnya, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung menggandeng Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) untuk menjalankan program Pendampingan IKM Naik Tingkat, Adaptif, dan Resilien (PINTAR).

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Industri Disdagin Kota Bandung Muhammad Qadafi mengatakan program tersebut dirancang untuk membantu IKM binaan mengembangkan usaha, beradaptasi dengan perubahan pasar, serta meningkatkan daya saing.

“Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kapasitas usaha, sehingga IKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan meningkatkan daya saingnya,” ujar Qadafi di Bandung.

Ia menjelaskan kerja sama tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pembinaan IKM melalui dukungan akademik, penelitian, dan pendampingan usaha yang lebih terarah.

“Melalui program PINTAR, kami ingin pendampingan IKM binaan Kota Bandung semakin terarah dan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha,” katanya.

Ruang lingkup kerja sama itu mencakup pelaksanaan dan pengembangan penelitian kolaboratif di berbagai bidang yang mendukung sektor perdagangan dan perindustrian.

Selain itu, kerja sama tersebut meliputi penyusunan dan pengembangan kurikulum, perangkat pembelajaran, serta materi pembinaan bagi pelaku IKM dan usaha perdagangan.

Di sisi lain, Pemkot Bandung juga mendorong kebijakan pengembangan pedagang kaki lima (PKL) sebagai kategori usaha tersendiri dengan tetap mempertahankan karakteristik mobilitas mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
3.000 Tarantula Diselundupk...
Ekonomi
Energi Terbarukan Jadi Anda...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.