Atasi Banjir KM 31 Tol Sedyatmo, Pemerintah Kota Tangerang Siapkan Saluran Baru
Sabtu, 07 Nov 2026, 21:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, menyiapkan pembangunan saluran baru ke arah utara menuju Kali Perancis dalam mengatasi banjir di KM 31 menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo.
"Pemkot Tangerang memfokuskan penanganan di KM 31 dengan membangun saluran baru ke arah utara menuju Kali Prancis," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni di Tangerang, Sabtu (07/11).
Taufik memaparkan, proyek strategis tersebut mencakup pembangunan saluran drainase baru di sepanjang Jalan Kali Prancis dengan panjang mencapai kurang lebih satu kilometer.
Guna memaksimalkan daya tampung air dan mengatasi kendala pembebasan lahan yang cukup masif, pihaknya berencana menggunakan sistem box culvert yang ditanam di bawah badan jalan.
"Karena pembebasannya cukup panjang dan besar, rencana kami akan memakai robi (boks saluran) yang ditaruh di bawah badan jalan. Estimasi hitungan awal ukuran saluran 1x1 meter," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari sisi penganggaran, Taufik menyebutkan bahwa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah memproyeksikan alokasi anggaran multi-tahun yang mulai digulirkan pada tahun 2027 mendatang.
"Meskipun lokasi proyek berada di wilayah perbatasan antara kabupaten Tangerang dan Jakarta, penugasan teknis pengerjaan ruas Jalan Kali Prancis ini dipegang oleh jajaran Pemkot Tangerang," katanya.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi terpadu antarwilayah mengingat persoalan air dan banjir tidak mengenal batas administratif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sachrudin juga menyambut baik sinergi bersama pemerintah pusat dan provinsi dalam merumuskan mitigasi jangka panjang. Ia berharap, upaya terpadu mulai dari normalisasi sungai hingga pembangunan infrastruktur drainase ini dapat melindungi masyarakat serta menjaga kelancaran operasional objek vital nasional di Bandara Soekarno-Hatta.
"Ini membutuhkan sinkronisasi dan kolaborasi semua pihak. Karena persoalan banjir ini melintasi batas wilayah, penanganannya juga harus dilakukan secara terpadu," tegas Sachrudin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!