Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Potensi Syariah RI Menggiurkan, BI Pacu Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 19:45 WIB | Oleh: Tim Penulis

Selain itu, produk keuangan syariah dinilai memiliki daya tarik karena didukung aset dasar (underlying asset), sehingga berpotensi menawarkan stabilitas relatif bagi investor.

Melihat peluang tersebut, ia turut mendorong para pemangku kepentingan untuk memperluas variasi produk keuangan syariah guna memenuhi permintaan pasar yang dinilai masih kuat.

“Saya mengajak kepada para tokoh-tokoh, termasuk Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), mari kita bersama-sama merumuskan agar kita bisa menciptakan produk-produk keuangan syariah yang lebih bervariasi karena sebenarnya demand-nya itu strong sekali, permintaannya sangat banyak sekali,” kata Destry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.