Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imbas Bandara King Khalid di Riyadh Dibom, 400 Jemaah Umrah Tangerang Batal Berangkat

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 20:13 WIB | Oleh:
Imbas Bandara King Khalid di Riyadh Dibom, 400 Jemaah Umrah Tangerang Batal Berangkat Doc: ANTARA/Azmi Samsul M.
Ket. Ilustrasi sejumlah jamaah haji berkupul di area Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten untuk menunggu jadwal pemberangkatan ke Tanah Suci, Arab Saudi.

KABUPATEN TANGERANG, BANTEN - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Tangerang, Banten, mencatat terdapat ratusan jamaah umrah asal daerah itu yang menunda keberangkatan ke Tanah Suci, menyusul terjadinya serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi.

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Tangerang, Abdullah Hasyim kepada wartawan di Tangerang, Rabu (14/10) mengatakan berdasarkan data sementara sedikitnya ada sekitar 400 jemaah umrah mengalami penundaan penerbangan akibat kebijakan penyesuaian rute transit.

"Data ini sifatnya dinamis. Total ada sekitar 400 jemaah yang terdampak pembatalan atau penundaan penerbangan transit (indirect)," katanya.

Ia mengungkapkan, penundaan pemberangkatan jamaah umrah tersebut sebagai dampak adanya penyesuaian atau pengubahan rute transit penerbangan khusus ditujukan bagi perjalanan yang melakukan transit (indirect flight) di area berkonflik, seperti Bandara King Khalid di Riyadh, guna mengantisipasi dan menjaga keamanan bagi para jamaah.

Namun demikian, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) memastikan untuk penerbangan langsung (direct flight) menuju Makkah maupun Madinah, proses keberangkatan tetap dapat berjalan dengan meningkatkan kewaspadaan.

"Begitu pun pemantauan terus kami lakukan terhadap travel-travel yang memberangkatkan jemaah asal Kabupaten Tangerang setelah adanya informasi serangan di Riyadh," jelas Abdullah.

Terkait itu, Abdullah menegaskan untuk jemaah yang terdampak akan mendapat jaminan penuh sesuai amanat undang-undang yang wajib dijalankan oleh setiap PPIU. Oleh karena itu, travel umrah diminta aktif berkoordinasi dengan Kemenhaj di tingkat pusat, Kanwil Banten, maupun kabupaten.
​
Selain itu, Kemenhaj Kabupaten Tangerang mengingatkan bagi jemaah untuk tetap tenang dan terus memantau perkembangan informasi resmi dari biro perjalanan masing-masing.
​
"Kami mengimbau jemaah agar tetap berkomunikasi intensif dengan pihak PPIU, memantau situasi terkini, tetap tenang, serta senantiasa berdoa agar perjalanan ibadah berjalan aman hingga kembali ke Tanah Air," ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini tidak ada jemaah umrah asal daerahnya tersebut yang menjadi korban dalam insiden serangan di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi.
​
"Dari sisi korban alhamdulillah tidak ada, baik korban jiwa maupun luka-luka. Namun dari sisi administratif, pemerintah hadir untuk memastikan keselamatan warga negara melalui sejumlah kebijakan dan himbauan," kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.