Menko PM: Pemerintah Terapkan Tiga Strategi Utama untuk Menanggulangi Kemiskinan
📅 Rabu, 14 Okt 2026, 19:45 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, menyebut pemerintah menerapkan tiga strategi utama untuk menanggulangi kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Strategi tersebut mencakup pengurangan beban pengeluaran, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penghapusan kantong-kantong kemiskinan di berbagai wilayah Indonesia.
Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya sinergi kementerian dan lembaga untuk memastikan anggaran negara berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran sekaligus mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Setiap kementerian dan lembaga harus memastikan anggaran negara berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Ini menjadi tantangan bersama untuk meyakinkan seluruh pihak agar setiap rupiah anggaran berdampak nyata bagi masyarakat,” kata Muhaimin Iskandar saat memberikan sambutan dalam Dialog Nasional “Langkah Transformasi Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045 di Jakarta Pusat, Rabu (14/10).
Muhaimin menjelaskan pemerintah mengurangi beban pengeluaran masyarakat melalui jaminan sosial, kesehatan, ketenagakerjaan, serta penyediaan fasilitas pendidikan yang terjangkau. Selain itu, pembangunan infrastruktur dan transportasi terjangkau didorong untuk meringankan beban ekonomi masyarakat miskin di berbagai daerah.
Strategi kedua, lanjut Muhaimin, dilakukan melalui program pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memperoleh penghasilan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan membangun kemandirian ekonomi.
“Strategi ketiga dilakukan dengan mengurangi hingga menghapus kantong-kantong kemiskinan sesuai arahan Inpres Nomor 8 Tahun 2025. Upaya ini menjadi bagian penting untuk memastikan penanggulangan kemiskinan berjalan efektif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Muhaimin.
Muhaimin menyebutkan, berdasarkan data yang disampaikannya, terdapat 22,9 juta penduduk Indonesia atau 8,07 persen populasi yang masih berada dalam garis kemiskinan. Karena itu, penanggulangan kemiskinan harus menjadi bagian integral dari pembangunan nasional dan strategi pemberdayaan masyarakat
“Sebanyak 22,9 juta penduduk atau 8,07 persen populasi masih berada dalam garis kemiskinan. Penanggulangan kemiskinan harus menjadi bagian integral pembangunan nasional melalui strategi pemberdayaan masyarakat,” ujar Muhaimin. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!