Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Roman, Teleskop Pemburu Eksoplanet yang Mulai Menatap Langit

2 Selasa, 06 Okt 2026, 07:22 WIB | Oleh:
Roman, Teleskop Pemburu Eksoplanet yang Mulai Menatap Langit Roman, Teleskop Pemburu Eksoplanet yang Mulai Menatap Langit Doc: Foto NASA
Ket. Roket SpaceX Falcon Heavy yang membawa Teleskop Nancy Grace Roman milik NASA terlihat melintasi matahari saat peluncuran dari Kompleks Peluncuran 39A, Minggu, 30 Agustus 2026, di Pusat Luar Angkasa Kennedy NASA di Florida.

ADA satu hal penting yang perlu digarisbawahi ketika melihat gambar-gambar pertama dari Nancy Grace Roman Space Telescope: Roman sudah menjadi teleskop antariksa yang aktif, tetapi belum memasuki fase operasi sains rutin.

Aktivitas yang berlangsung sekarang merupakan bagian dari commissioning, yaitu masa ketika para insinyur dan ilmuwan memastikan seluruh sistem observatorium bekerja sebagaimana dirancang sebelum digunakan untuk menjalankan survei ilmiah dalam skala penuh. NASA menyebut Roman masih menjalani rangkaian kalibrasi dan pengujian selama perjalanan menuju lokasi operasionalnya.

NASA meluncurkan Roman pada 30 Agustus 2026 menggunakan roket SpaceX Falcon Heavy dari Kennedy Space Center, Florida. Setelah berpisah dari tahap kedua roket, Roman mulai melakukan perjalanan menuju orbit halo di sekitar titik Lagrange Matahari–Bumi 2 (L2), sekitar 1 juta mil atau 1,5 juta kilometer dari Bumi.

Lokasi ini dipilih karena memberikan lingkungan yang relatif stabil bagi observatorium untuk melakukan pengamatan terhadap alam semesta, sementara Roman dapat mempertahankan posisi relatif terhadap Bumi dan Matahari dengan kebutuhan manuver yang lebih efisien.

Perjalanan menuju L2 sekaligus menjadi periode penting untuk mempersiapkan teleskop. Setelah peluncuran, Roman harus menjalani serangkaian tahapan yang tidak terlihat dari Bumi, mulai dari memastikan sistem tenaga dan komunikasi bekerja, membuka perangkat yang diperlukan untuk operasi, menguji kendali orientasi, hingga mengaktifkan dan mendinginkan instrumen ilmiahnya.

Salah satu perangkat pada Roman yang telah berhasil dikerahkan adalah antena komunikasi berpenguatan tinggi. Sistem ini dirancang untuk mengirimkan data ilmiah dalam jumlah sangat besar ke stasiun bumi.

NASA telah mengonfirmasi bahwa jaringan stasiun bumi yang akan mendukung Roman juga siap menerima data ketika operasi sains dimulai. Sistem tersebut melibatkan fasilitas di Amerika Serikat serta dukungan dari jaringan internasional, termasuk stasiun yang dioperasikan bersama mitra seperti ESA dan JAXA.

Instrumen Utama Mulai Diaktifkan

Tonggak penting berikutnya terjadi pada September ketika Wide Field Instrument (WFI), instrumen sains utama Roman, berhasil diaktifkan. WFI merupakan kamera inframerah sekitar 300 megapiksel yang dilengkapi 18 detektor.

Bidang pandangnya sangat luas, memungkinkan Roman memotret wilayah langit yang jauh lebih besar dibandingkan teleskop seperti Hubble dalam satu pengamatan, tetapi tetap mempertahankan ketajaman yang diperlukan untuk penelitian astronomi.

Aktivasi WFI dilakukan secara bertahap. Instrumen terlebih dahulu menjalani proses pengeringan dan dekontaminasi, kemudian detektor didinginkan hingga temperatur operasional yang sangat rendah. Sistem kalibrasi, roda elemen optik yang berisi filter dan komponen lainnya, serta mekanisme fokus juga diuji satu per satu.

Ketika WFI akhirnya menerima foton cahaya bintang pertamanya, hasilnya belum menyerupai gambar astronomi yang akan dipublikasikan ketika Roman sudah beroperasi penuh. Bintang-bintang masih tampak menyebar dan tidak fokus karena konfigurasi optik teleskop masih dalam tahap penyetelan.

Justru karena itulah gambar tersebut penting. Ia menjadi semacam foto pemeriksaan awal yang memberikan titik acuan bagi tim untuk menyelaraskan optik dan mengatur fokus Roman. NASA menyatakan gambar-gambar sains pertama Roman diharapkan baru tersedia pada awal 2027.

Dengan kata lain, cahaya bintang pertama yang masuk ke WFI tidak berarti Roman sudah mulai melakukan survei kosmos. Cahaya tersebut merupakan bagian dari proses untuk memastikan bahwa teleskop nantinya dapat menghasilkan gambar ilmiah dengan kualitas yang diharapkan.

Koronagraf Mulai Menguji Kemampuannya

Instrumen lain yang menjadi perhatian adalah Coronagraph Instrument. Berbeda dari WFI yang dirancang untuk survei langit dalam bidang pandang luas, koronagraf merupakan demonstrasi teknologi yang berfokus pada kemampuan menekan cahaya bintang agar objek yang jauh lebih redup di sekitarnya dapat dipelajari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
BNPB Tetapkan Sejumlah Lang...
Nasional
Polri Terbitkan Larangan Pe...

Hujan Ringan Berpotensi Guyur Kota Tangerang

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Hujan Ringan Berpotensi Guy...
Megapolitan
Pemkot Bogor Resmikan Pembu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.