Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Geliat Perekonomian Daerah, Pemerintah Salurkan Rp10,82 Triliun Kredit Program Prioritas di Bali

2 Senin, 02 Nov 2026, 15:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukung Geliat Perekonomian Daerah, Pemerintah Salurkan Rp10,82 Triliun Kredit Program Prioritas di Bali Dukung Geliat Perekonomian Daerah, Pemerintah Salurkan Rp10,82 Triliun Kredit Program Prioritas di Bali Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Pekerja memproduksi kue buatan salah satu usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Denpasar, Bali.

DENPASAR – Pemerintah telah menyalurkan Rp10,82 triliun kredit program prioritas di Bali hingga triwulan III-2026 untuk mendukung geliat perekonomian daerah.

“Realisasi itu meningkat hampir 35 persen secara tahunan,” kata Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Provinsi Bali, Arinto Setyo Mulyawan, di Denpasar, Senin (02/11).

Kredit program prioritas pemerintah itu mencakup kredit usaha rakyat (KUR), kredit program perumahan (KPP), pembiayaan ultra mikro dan kredit usaha alat sistem pertanian.

Penyaluran kredit itu diserap oleh 119.835 orang debitur yang naik 5,46 persen secara tahunan.Adapun nilai penyaluran tertinggi sebesar Rp1,89 triliun kepada 15.360 debitur ada di Kota Denpasar.

Sedangkan jumlah debitur terbanyak ada di Kabupaten Buleleng mencapai 21.713 debitur yang mengakses kredit sebesar total Rp1,29 triliun.

Sebaiknya Anda baca juga:

Apabila dirinci, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Bali dan Nusa Tenggara itu menambahkan nominal penyaluran kredit prioritas program pemerintah yang juga tergolong besar yaitu di Kabupaten Gianyar mencapai Rp1,54 triliun kepada 15.203 debitur.

Selanjutnya, di Kabupaten Badung sebesar Rp1,59 triliun kepada 13.406 debitur, Kabupaten Tabanan sebesar Rp1,28 triliun kepada 14.023 debitur dan kabupaten Karangasem sebesar Rp1,12 triliun kepada 14.133 debitur.

Berdasarkan jenis penyaluran per sektor, perdagangan besar dan eceran mendominasi kucuran kredit prioritas, disusul pertanian, jasa kemasyarakatan, sosial, budaya dan hiburan, kemudian industri pengolahan serta penyediaan akomodasi dan makanan minum (pariwisata).

Dukungan fiskal pemerintah itu turut berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Bali yang pada triwulan II-2026 masih di kisaran positif yaitu 5,78 persen.

Meski masih berada dalam rentang optimis, namun realisasi pertumbuhan ekonomi itu lebih rendah dari periode sama 2025 mencapai 5,95 persen.

Sementara itu, Bank Indonesia Provinsi Bali menghitung pertumbuhan ekonomi Bali diproyeksikan mencapai 5,9 persen pada 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Sudan Protes Uni Eropa Paka...
Megapolitan
BMKG Prediksi Hujan Turun d...
Daerah
Longsor Timpa Rumah di Luma...
Nasional
BNPB Tetapkan Sejumlah Lang...
Nasional
Polri Terbitkan Larangan Pe...

Hujan Ringan Berpotensi Guyur Kota Tangerang

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Hujan Ringan Berpotensi Guy...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.