Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Lahar Semeru Terjang Tumpak Sewu, Wisata Air Terjun Ikonik Lumajang Ditutup

2 Senin, 02 Nov 2026, 15:40 WIB | Oleh:
Banjir Lahar Semeru Terjang Tumpak Sewu, Wisata Air Terjun Ikonik Lumajang Ditutup Banjir Lahar Semeru Terjang Tumpak Sewu, Wisata Air Terjun Ikonik Lumajang Ditutup Doc: Istimewa
Ket. Masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar kawasan Pronojiwo dan aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru pun diminta meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

LUMAJANG – Keindahan Air Terjun Tumpak Sewu di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mendadak berubah menjadi kawasan berbahaya. Banjir lahar hujan yang membawa material vulkanik Gunung Semeru menerjang kawasan wisata tersebut pada Senin (2/11).

Derasnya aliran air bercampur lumpur dan material vulkanik membuat kawasan air terjun yang selama ini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan itu harus mendapat pengawasan ketat. Demi menghindari jatuhnya korban, pengunjung diimbau menjauhi aliran sungai dan tidak turun ke bagian bawah air terjun.

Banjir lahar tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru sejak Minggu (1/11) malam. Air hujan yang mengalir dari kawasan puncak membawa endapan material vulkanik melalui sungai-sungai yang berhulu di gunung tersebut.

Dampaknya tidak hanya dirasakan di kawasan wisata Tumpak Sewu. Aliran lahar juga menerjang Sungai Glidik di wilayah perbatasan Malang-Lumajang. Bahkan, derasnya arus menyebabkan tanggul sungai di Dusun Pasir Rejo, Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, jebol.

Petugas dan pengelola wisata memperketat pengawasan di sejumlah akses menuju kawasan air terjun. Wisatawan diminta tidak mendekati aliran sungai karena potensi banjir lahar susulan masih mengancam.

Ancaman tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), getaran banjir di kawasan Gunung Semeru terekam selama enam jam, mulai pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Amplitudo maksimum yang tercatat mencapai 65 milimeter.

Hingga Senin (2/11), status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga.

Banjir lahar yang menerjang Tumpak Sewu juga mengingatkan pada kejadian serupa pada Januari 2024. Ketika itu, sejumlah wisatawan asing dan domestik sempat terjebak di bagian bawah air terjun setelah banjir lahar tiba-tiba datang membawa lumpur dari aliran sungai.

Sebanyak 20 pemandu wisata saat itu dikerahkan untuk membantu mengevakuasi para pengunjung. Beruntung, seluruh wisatawan berhasil diselamatkan.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa kondisi cuaca cerah di sekitar objek wisata tidak selalu menjamin keamanan kawasan air terjun. Banjir lahar bisa datang dari hujan deras di wilayah hulu Semeru, meskipun kawasan wisata tidak sedang diguyur hujan.

Masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar kawasan Pronojiwo dan aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru pun diminta meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Hutan Alas Roban Kebakaran,...
Luar Negeri
Yordania Sita Senjata Api S...
Luar Negeri
Sudan Protes Uni Eropa Paka...
Megapolitan
BMKG Prediksi Hujan Turun d...
Daerah
Longsor Timpa Rumah di Luma...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.