Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jogja Sapa Lansia: Mahasiswa Diterjunkan di Tiga Kelurahan Kota Yogyakarta

📅 Selasa, 06 Okt 2026, 14:45 WIB | Oleh:
Jogja Sapa Lansia: Mahasiswa Diterjunkan di Tiga Kelurahan Kota Yogyakarta Doc: Dok. Pemkot Yogyakarta
Ket. Para Mahasiswa peserta Jogja Sapa Lansia

YOGYAKARTA, Sebanyak 81 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi di Kota Yogyakarta diterjunkan untuk mendampingi lansia melalui program Jogja Sapa Lansia Batch 2 Tahun 2026. Mereka akan melakukan kunjungan langsung ke rumah lansia di tiga kelurahan hingga akhir November mendatang.

Program tersebut menyasar 63 lansia yang tersebar di Kelurahan Gunungketur sebanyak delapan orang, Kelurahan Prawirodirjan 17 orang, dan Kelurahan Panembahan 38 orang.

Sebelum diterjunkan, para mahasiswa mengikuti pembekalan di Balai Kota Yogyakarta, Senin (5/10/26). Kepala Bidang Pemberdayaan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta, Indrawati, mengatakan pembekalan diberikan agar mahasiswa memiliki bekal dalam melakukan pendampingan.

“Minimal ada enam kali kunjungan. Pelaksanaannya mulai hari dan bisa sampai akhir November, menyesuaikan dengan jadwal mahasiswa,” jelasnya saat pembekalan mahasiswa di Balai Kota Yogyakarta, Senin (5/10/26).

Ke-81 mahasiswa tersebut berasal dari STIKES Bethesda Yakkum sebanyak 56 orang, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa sembilan orang, dan Universitas Kristen Duta Wacana 16 orang.

Dalam pelaksanaan di lapangan, mahasiswa akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan Komisi Lansia di masing-masing wilayah. Mereka tidak hanya berinteraksi dengan lansia, tetapi juga bertemu caregiver atau anggota keluarga yang selama ini memberikan pendampingan.

Indrawati menjelaskan, materi pembekalan tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis perawatan. Mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan membangun komunikasi dan kepercayaan karena akan berhadapan dengan lansia dan keluarga yang sebelumnya tidak mereka kenal.

“Bagaimana cara berkomunikasi dengan lansia, mengenalkan diri, membawa diri karena mahasiswa ini orang asing bagi keluarga. Kemudian bagaimana membangun bonding dan kepercayaan, mendengarkan keluh kesah lansia, serta mengajari caregiver agar nantinya bisa merawat sendiri,” katanya.

Pendampingan di rumah mencakup sejumlah kebutuhan sehari-hari lansia. Mahasiswa antara lain akan membantu caregiver memahami cara menjaga kebersihan, mengubah posisi tubuh lansia yang mengalami bedrest, memandikan lansia dengan tepat, hingga menghadapi kondisi ketika lansia kesulitan atau enggan mengonsumsi obat.

Menurut Indrawati, keterlibatan perguruan tinggi menjadi salah satu kekuatan dalam program tersebut. Pemkot Yogyakarta bertindak sebagai fasilitator bersama perangkat daerah terkait, sedangkan pelaksanaan pendampingan melibatkan perguruan tinggi, kelurahan, Komisi Lansia, komunitas, dan keluarga.

“Harapan kami semakin banyak perguruan tinggi yang terlibat. Fakultas kedokteran, keperawatan, fisioterapi, psikologi, dan lainnya bisa ikut bergabung,” katanya.

Ia menambahkan, Jogja Sapa Lansia menjadi salah satu bentuk kolaborasi pentahelix dalam mendukung kesejahteraan lansia. Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menguji penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dalam kondisi nyata di masyarakat.

“Ini menjadi laboratorium sosial bagi mahasiswa. Di lapangan mereka akan bertemu langsung dengan lansia yang kondisinya beragam, sehingga apa yang dipelajari di kampus bisa diterapkan dan disesuaikan dengan kebutuhan nyata,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Angelin Intan Maharani, mahasiswa fisioterapi semester tiga dari STIKES Bethesda Yakkum, mengatakan keikutsertaannya dalam Jogja Sapa Lansia merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
Megapolitan
DPRD DKI Sebut Digitalisasi...
Megapolitan
Mobil Klinik Hewan Keliling...
Megapolitan
127 UMKM Setu Babakan Ditaw...
Luar Negeri
Bank Dunia: AI Dorong Pertu...
Ekonomi
InJourney Airports Pastikan...

Penyelenggara Kegiatan dengan Menyalakan Petasan Dilaporkan

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Penyelenggara Kegiatan deng...
Advertisement
ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.