Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantuan Alsintan Dorong Efisiensi Usaha Tani di Kulon Progo

📅 Selasa, 06 Okt 2026, 15:00 WIB | Oleh:
Bantuan Alsintan Dorong Efisiensi Usaha Tani di Kulon Progo Doc: Pemkab Kulon Progo

KULON PROGO --- Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dinilai penting untuk meringankan beban kerja petani sekaligus menekan waktu dan biaya produksi. Di Kulon Progo, bantuan alsintan dari APBN terus disalurkan kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) agar dapat digunakan sesuai kebutuhan di lahan.

Hingga September 2026, sebanyak 109 unit alsintan telah diterima Kulon Progo melalui dukungan APBN. Bantuan tersebut mencakup traktor roda empat, combine harvester, traktor roda dua, hand sprayer, power thresher, tractor crawler, pompa air, dan rice transplanter.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo RR. Heni Hernawati, S.P., M.Si., mengatakan 109 unit alsintan tersebut disalurkan kepada 96 penerima dengan nilai bantuan sekitar Rp10,4 miliar.

Pada tahap keempat penyaluran tahun 2026, sebanyak 42 unit alsintan diberikan kepada 42 kelompok tani dan gapoktan yang tersebar di 11 kapanewon. Jenis alat yang disalurkan meliputi traktor roda empat, traktor roda dua rotary dan singkal, pompa air, rice transplanter, combine harvester, serta power thresher.

Penyerahan simbolis bantuan dilakukan kepada perwakilan 29 kelompok tani dan gapoktan di Aula Padi Menor dan halaman Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Senin (5/10/2026).

Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan mengatakan bantuan tersebut harus memberikan dampak langsung terhadap kegiatan pertanian, terutama dalam meningkatkan produksi. Karena berasal dari sinergi pemerintah daerah, legislatif, dan pemerintah pusat, pemanfaatannya harus diarahkan untuk kepentingan petani.

“Yang paling penting adalah alat-alat ini diturunkan untuk semaksimal mungkin digunakan untuk kepentingan peningkatan produksi pertanian,” tegasnya.

Menurutnya, pemakaian alsintan juga perlu mempertimbangkan kondisi dan luas lahan penerima. Penyesuaian tersebut penting agar alat yang diberikan dapat bekerja secara optimal dan tidak justru menjadi aset yang tidak termanfaatkan.

Agung menegaskan alsintan merupakan bantuan untuk kelompok sehingga penggunaannya harus sesuai peruntukan. Bantuan tersebut tidak semestinya digunakan untuk kepentingan pribadi, dialihkan, maupun hanya disimpan.

“Bantuan ini adalah untuk digunakan, bukan hanya untuk disimpan. Kalau belum bisa memanfaatkannya, Dinas Pertanian harus cari solusi,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan alsintan tidak hanya mempercepat pekerjaan di lahan, tetapi juga membantu petani mengurangi biaya usaha tani. Efisiensi tersebut selanjutnya diharapkan mendukung penguatan ekosistem pertanian sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil produksi.

Petani juga didorong tidak berhenti pada peningkatan hasil panen. Menurut Bupati, kebutuhan pasar perlu mulai menjadi pertimbangan agar produksi pertanian yang dihasilkan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi petani.

Salah satu penerima bantuan, Sudarman dari Gapoktan Glagah Sari, mengatakan bantuan combine harvester sesuai dengan kebutuhan kelompoknya. Gapoktan tersebut menaungi 15 kelompok tani dengan total luas sawah sekitar 128 hektare.

“Alhamdulillah, dari pemerintah sudah memenuhi kebutuhan yang kami ajukan. Anggota kami ada 15 kelompok tani dengan luasan sawah sekitar 128 hektare. Dengan bantuan ini, *insyaallah* bisa difungsikan dengan baik,” ujar Sudarman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
Megapolitan
DPRD DKI Sebut Digitalisasi...
Megapolitan
Mobil Klinik Hewan Keliling...
Megapolitan
127 UMKM Setu Babakan Ditaw...
Luar Negeri
Bank Dunia: AI Dorong Pertu...
Ekonomi
InJourney Airports Pastikan...

Penyelenggara Kegiatan dengan Menyalakan Petasan Dilaporkan

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Penyelenggara Kegiatan deng...
Advertisement
ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.