Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemda DIY Minta Siswa SMK Magang di Luar Negeri Mendapat Pendampingan Penuh

8 Senin, 05 Okt 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Pemda DIY Minta Siswa SMK Magang di Luar Negeri Mendapat Pendampingan Penuh Pemda DIY Minta Siswa SMK Magang di Luar Negeri Mendapat Pendampingan Penuh Doc: Dok. @humasjogja

YOGYAKARTA — Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta pendampingan bagi siswa SMK yang menjalani program magang maupun lulusan SMK yang bekerja di luar negeri dilakukan secara menyeluruh. Pendampingan tidak hanya diberikan saat persiapan keberangkatan, tetapi berlanjut selama mereka menjalani masa magang atau bekerja di negara tujuan.

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, mengatakan perlindungan terhadap pekerja muda tidak boleh berhenti pada penempatan kerja. Aspek kesehatan dan keselamatan kerja juga perlu dipastikan agar para siswa dan lulusan SMK mendapat perlindungan selama berada di luar negeri.

“Pendampingan ini sebagai bentuk tanggung jawab kita juga terhadap mereka. Jadi yang saya inginnya tidak hanya soal mendapat pekerjaan saja, tapi bagaimana jaminan kesehatan dan kecelakaan kerja mereka selama di sana. Mereka ini juga anak-anak kita,” ungkap Sri Paduka saat menerima kunjungan Direktur Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kemendikdasmen RI, Arie Wibowo Khurniawan.

Pertemuan tersebut berlangsung di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (05/10). Dalam pertemuan itu, Sri Paduka didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY, Raden Suci Rohmadi.

Menurut Sri Paduka, proses sebelum keberangkatan perlu mencakup verifikasi dan validasi calon tenaga kerja. Pemilihan jenis pekerjaan juga perlu disaring untuk memastikan pekerjaan yang ditawarkan sesuai dan memiliki tingkat perlindungan yang memadai bagi pekerja muda.

Selain keterampilan dan kemampuan bahasa, calon peserta magang maupun pekerja juga dinilai perlu memahami aspek legalitas. Edukasi mengenai aturan dan status pekerjaan di negara tujuan dapat menjadi bekal sebelum mereka berangkat.

“Karena itu, kami mohon bantuannya, karena apapun yang terjadi, mereka anak kami. Mereka memang membutuhkan pekerjaan, tapi pekerjaan bukan segalanya. Kami sendiri selalu berupaya untuk berhati-hati pada setiap program pengiriman tenaga kerja ke luar negeri seperti ini,” imbuh Sri Paduka.

Sementara itu, Direktur SMK Kemendikdasmen RI, Arie Wibowo Khurniawan, mengatakan sekitar 2.000 siswa magang dan pekerja luar negeri akan diberangkatkan pada tahun ini. Mereka dijadwalkan mengikuti pelepasan pada 29 Oktober 2026 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Para peserta selanjutnya akan ditempatkan di sejumlah negara, antara lain Jepang, Korea Selatan, Jerman, serta beberapa negara di kawasan Eropa Timur dan Timur Tengah.

Arie menjelaskan program magang umumnya disiapkan oleh sekolah. Pemerintah mendorong satuan pendidikan SMK untuk mengembangkan program serupa agar siswa memiliki pengalaman kerja sekaligus memperoleh paparan lingkungan kerja internasional.

“Program magang seperti ini biasanya dibentuk oleh sekolah. Dan kami memang mendorong sekolah untuk membuat program-program semacam ini. Kami memberikan bantuan berupa subsidi uang dan tes kesehatan. Pihak sekolah yang melakukan persiapan mulai dari pembekalan skill anak, kursus bahasa dan pengenalan budaya,” ungkapnya.

Selain membantu persiapan keberangkatan, Kemendikdasmen juga memastikan program magang dan kerja di luar negeri dapat berjalan secara berkelanjutan. Peserta magang juga didorong tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sambil bekerja.

Arie mengatakan kesempatan bekerja di luar negeri diharapkan tidak menghambat pendidikan para siswa, sehingga pengalaman kerja yang diperoleh dapat berjalan seiring dengan persiapan mereka untuk masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.