Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Yogyakarta Ingatkan Lansia dan Anak Batasi Aktivitas Saat Terik

📅 Selasa, 06 Okt 2026, 16:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Yogyakarta Ingatkan Lansia dan Anak Batasi Aktivitas Saat Terik Doc: Dok. Antara

YOGYAKARTA --- Cuaca panas membuat kelompok lansia dan anak-anak perlu lebih memperhatikan paparan sinar matahari saat beraktivitas di luar rumah. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta mengingatkan masyarakat untuk menghindari waktu ketika matahari sedang terik guna mengurangi risiko dehidrasi dan gangguan kesehatan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Yogyakarta Lana Unwanah mengatakan paparan panas sebaiknya dihindari, terutama pada rentang waktu ketika sinar matahari terasa paling menyengat.

"Ya jelas kalau saat ini kan cuaca panas ya, kita sebaiknya jika beraktivitas di luar itu ya hindari kalau pas lagi masa terik ya, masa terik itu kan matahari menyengat," kata Lana di Yogyakarta, Selasa.

Menurutnya, kondisi terik biasanya dirasakan setelah pukul 10.00 hingga 15.00 WIB. Masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan pada rentang waktu tersebut.

"Jadi kalau bisa ya di bawah jam 10.00 atau di atas jam 15.00, kalau misalnya terpaksa beraktivitas di luar ruangan di jam-jam tersebut, ya gunakanlah pelindung, tidak cuma pelindung muka tapi kulit juga, pokoknya bagian-bagian yang terpapar," katanya.

Perlindungan tersebut diperlukan untuk mengurangi dampak paparan panas secara langsung. Lana menjelaskan, tubuh dapat kehilangan banyak cairan ketika berada di bawah terik matahari, sehingga risiko dehidrasi perlu diantisipasi, khususnya pada anak-anak dan lansia.

Karena itu, asupan cairan perlu ditingkatkan, terutama setelah seseorang melakukan aktivitas yang menyebabkan banyak berkeringat.

"Nah tentunya dengan suasana seperti ini kita perbanyak intake cairan, minumnya ya jadi saat habis beraktivitas di luar ruangan yang mengeluarkan banyak keringat atau kena terik matahari ya sebaiknya kita perbanyak intake cairan minumnya," katanya.

Selain dehidrasi, cuaca panas juga perlu diikuti kewaspadaan terhadap sejumlah gangguan kesehatan. Lana menyebut infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), radang saluran pernapasan, batuk, dan pilek masih dapat dialami masyarakat, terutama anak-anak.

"Ya kalau keluhan kesehatan tersebut ada sih, tapi masih relatif dalam kendali. Biasanya memang pada anak-anak, usia-usia rentan, anak-anak kemudian lansia yang memang secara imunitas tubuhnya memang ada penurunan," katanya.

Lana mengingatkan masyarakat menjaga kondisi tubuh dengan memenuhi kebutuhan cairan dan asupan bergizi. Konsumsi vitamin dapat dipertimbangkan apabila kebutuhan gizi dari makanan sehari-hari belum terpenuhi.

"Sebetulnya vitamin itu kalau kita sudah merasa apa yang kita makan sehari-hari sudah sesuai dengan prinsip-prinsip gizi seimbang, tentunya ya tidak diperlukan. Tapi kalau kita tidak yakin, ya bolehlah kita menambah vitamin C," kata Lana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...

Akhirnya, Nusron Wahid Bakal Diperiksa KPK

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Akhirnya, Nusron Wahid Baka...
Luar Negeri
Demo Pelajar di Prancis Ric...
Luar Negeri
Tak Lagi Dijegal, Hungaria ...
Luar Negeri
AS Hancurkan Kapal Terduga ...
Advertisement
ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.