Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 12:38 WIB | Oleh:

Sebagai pionir pengembang industri swasta pertama Indonesia yang didirikan tahun 1989 oleh 21 pengusaha Nasional di Cikarang, Kabupaten Bekasi, kawasan ini lahir dari konsep industri modern berwawasan lingkungan dan infrastruktur terintegrasi agar memiliki daya saing global untuk menarik investasi ke tanah air.

Pihaknya saat ini mengelola sekitar 2.000 perusahaan multinasional dari 36 negara yang sejak awal pembangunan disiapkan sebagai kawasan eko industri modern dan berkelanjutan melalui pengembangan bersama ProLH GTZ di bawah program kerja sama teknis Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia dan Republik Jerman.

"Menjadikan kawasan industri ini sebagai infrastruktur dasar terlengkap, terintegrasi dan semua didasarkan prinsip keberlanjutan seperti pembangkit listrik swasta pertama menggunakan gas, tidak memakai batu bara sejak 35 tahun lalu, membangun WTP dari air permukaan dan WWTP/IPAL terpadu pertama di tanah air," ujarnya.

Pihaknya berkomitmen terus menciptakan tata tertib kawasan agar industri yang masuk taat terhadap regulasi dan lingkungan, termasuk pelabuhan darat untuk efisiensi logistik dan pengurangan emisi maupun kendaraan ODOL melalui kereta api ke pelabuhan serta menyiapkan angkutan massal pekerja.

"Lewat sinergi infrastruktur modern dan konsep eko industri mandiri, kami turut berkontribusi menciptakan multiplier effect bagi lapangan kerja, UMKM dan pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya.

Kawasan industri ini terus tumbuh dalam tiga dekade hingga menjadi pusat industri manufaktur nasional dan diikuti oleh kawasan industri lain dengan menciptakan 1,1 juta lowongan pekerjaan, pendapatan USD 35.000 per kapita sekaligus menjadikan Bekasi berkontribusi 22-45 persen ekspor manufaktur nasional.

Kawasan Industri Jababeka ditetapkan pemerintah sebagai Obyek Vital Nasional melalui Kepres 63/2004, Kepmenperin Nomor 620/2012 dan Nomor 973/2025 menyangkut infrastruktur vital seperti pembangkit listrik, pengolahan air bersih dan air limbah, gas, arus distribusi logistik pelabuhan darat yang tidak boleh terganggu operasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Skrining Tuberkolosis di Padang

12 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Skrining Tuberkolosis di Pa...

Wali Kota: Wisata Kuliner Tangerang Kian Menggeliat

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota: Wisata Kuliner T...
Megapolitan
24 ASN Pemkot Bekasi Dipeca...
Daerah
Kembangkan Rumput Laut, Pem...
Luar Negeri
10 Singa Mati di Cagar Alam...
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.