Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemarau Mencapai Puncak, Warga Sulut Diminta Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar.

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 11:42 WIB | Oleh:
Kemarau Mencapai Puncak, Warga Sulut Diminta Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar. Doc: Antara Foto
Ket. Kebakaran kawasan hutan lindung Gunung Soputan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulut.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara meminta warga untuk menghindari membuka lahan pertanian dengan cara dibakar.

"Musim kemarau saat ini tengah berada pada kondisi puncak, karena itu kami meminta masyarakat tidak membuka lahan pertanian atau perkebunan dengan cara membakar," kata Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sulut Jimmy Ringkuangan di Manado, Sabtu.

Dia mengatakan jajaran pemprov, pemangku kepentingan terkait hingga pemerintah kabupaten dan kota terus melakukan sosialisasi bagaimana mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau.

Bahkan kata dia, Pemprov Sulut dan jajaran terkait akan melakukan penegakan hukum apabila ditemukan masyarakat membuka lahan dengan cara membakar.

"Mereka yang membuka lahan dengan cara membakar akan kita tindak tegas, karena undang-undang yang mengatur sangat jelas seperti undang-undang terkait bidang kehutanan," kata Ringkuangan menegaskan.

Pemprov Sulut, kata dia, sementara melakukan sosialisasi pencegahan, penanganan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan berkoordinasi dengan pihak terkait maupun pemerintah kabupaten dan kota.

"Jadi ada arahan instruksi presiden, ada instruksi menteri dalam negeri, dan instruksi gubernur. Ini terus kita sosialisasikan kepada para pihak terkait dan masyarakat," ujarnya.

Saat ini, kata dia, pemprov dan jajaran terkait sementara menelusuri informasi adanya aktivitas membuka lahan dengan cara membakar.

Sebagaimana data BMKG Stasiun Klimatologi Sulut, empat kabupaten di Sulut masuk dalam kategori awas kekeringan meteorologis, yakni Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, dan Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Luar Negeri
WMO: El Nino Berpotensi Cap...

KLH Siap Pastikan SPPG Ramah Lingkungan

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KLH Siap Pastikan SPPG Rama...
Nasional
Menkeu Minta Restitusi Paja...

Banjir di Tailan Meluas

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Banjir di Tailan Meluas
Luar Negeri
Trump Umumkan Kesepakatan I...
Advertisement
WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.