Antisipasi Banjir, Sudin SDA Jakarta Barat Keruk 45 Ribu Meter Kubik Sedimen Kali Grogol
📅 Minggu, 20 Sep 2026, 10:23 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat mengeruk 45 ribu kubik sedimen lumpur di sepanjang sekitar tiga kilometer Kali Grogol Kemanggisan sebagai upaya meningkatkan kapasitas tampungan air dan mengantisipasi banjir.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan bahwa dampak upaya mitigasi penanggulangan banjir tersebut diharapkan akan signifikan terlihat pada tahun 2027, yakni saat musim hujan tiba.
"Hari ini kita lakukan di sini (Kali Grogol), sepanjang tiga kilometer sedang dilakukan progres pengerukan. Ini sudah berlangsung dua minggu dengan dua alat, satu amfibi yang siaga di kali, kemudian dengan long arm untuk mengangkut sedimen lumpur," ujar Iin, saat meninjau aktivitas pengerukan sedimen lumpur Kali Grogol di wilayah Kemanggisan, Jumat (18/9).
Iin melanjutkan, pengerukan lumpur pada saluran makro menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kapasitas tampungan air. Selain Kali Grogol, kegiatan serupa juga dilakukan di Kali Mookevart dan dilanjutkan ke Cengkareng Drain.
Meski begitu, lanjut Iin, mitigasi banjir dan genangan tidak hanya dilakukan pada saluran makro. Pembersihan dan pengerukan juga dilakukan pada saluran mikro dan penghubung (phb) di permukiman warga.
"Saluran mikro yang ada di permukiman menjadi tanggung jawab pemerintah kota, camat, lurah, PPSU dan masyarakat melalui kerja bakti. Kita pastikan semua saluran secara mikro bersih dari sedimen," kata Iin.
"Setelah itu, pembersihan dilanjutkan ke saluran PHB hingga menuju kali atau sungai besar. Upaya tersebut dilakukan secara rutin dan paralel selama musim panas hingga akhir tahun," tambahnya.
Sementara itu, Kasudin SDA Jakarta Barat Mustajab mengatakan pengerukan Kali Grogol Kemanggisan dilakukan saat kondisi cuaca mendukung dan volume air kali sedang rendah.
"Kita akan lakukan pengerukan yang panjangnya 3 kilometer, dengan lebar Kali Grogol 10 meter. Kedalaman lumpur yang akan kita keruk sekitar 1,5 meter," jelas Mustajab.
Dengan ukuran tersebut, dijelaskan Mustajab, diperkirakan sebanyak 45 ribu meter kubik lumpur akan diangkat dari Kali Grogol Kemanggisan.
“Kalau 45 ribu meter kubik tadi terangkut, berarti ada kapasitas tambahan tampungan air sebesar 45 ribu meter kubik air. Asumsinya seperti itu,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengerukan juga dilakukan di sejumlah lokasi lainnya, di antaranya Kali Mookervart, Kali Semongol dan Kali Angke. Di Kali Angke, pengerukan bahkan telah dilakukan selama sekitar satu bulan terakhir.
Dalam pengerjaan pengerukan, Sudin SDA Jakarta Barat mengerahkan sekitar 30 unit dump truck. Setiap truk memiliki kapasitas angkut sekitar delapan meter kubik.
"Kalau satu rit ini pergi bareng-bareng kapasitasnya delapan kubik, itu artinya ada 240 meter kubik. Kalau dikali dua rit, berarti 480 meter kubik setiap hari,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!