Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puan Minta Evakuasi Santri Ponpes Sidoarjo Utamakan Keselamatan

📅 Selasa, 30 Sep 2025, 16:30 WIB | Oleh:
Puan Minta Evakuasi Santri Ponpes Sidoarjo Utamakan Keselamatan Doc: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Ket. Ketua DPR RI Puan Maharani

Jakarta -- Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan atas robohnya mushalla Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, yang mengakibatkan tiga santri meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.

.Ia meminta proses evakuasi santri diprioritaskan dengan menjaga keselamatan.

“Pemerintah harus memastikan para santri dapat menimba ilmu dan beribadah di tempat yang aman serta layak. Perlindungan terhadap santri harus menjadi prioritas utama,” kata Puan di Jakarta, Selasa.

Mushalla yang berada di kompleks asrama putra Ponpes Al Khoziny ambruk saat digunakan untuk shalat berjemaah pada Senin (29/9) malam. Bangunan yang masih dalam tahap pembangunan itu runtuh ketika dipenuhi santri, sehingga menimbulkan banyak korban.

Hingga Selasa pagi, data menunjukkan 98 santri terdampak peristiwa ini. Dari jumlah tersebut, 91 orang masih dirawat di RSUD Sidoarjo, RSI Siti Hajar, dan RS Delta Surya, sementara 10 santri sudah diperbolehkan kembali ke keluarga.

Tim SAR melaporkan total 102 korban berhasil dievakuasi, termasuk 11 orang yang ditemukan di hari kedua pencarian. Namun diperkirakan masih ada sekitar 38 santri yang terjebak di reruntuhan bangunan yang kondisinya rapuh.

Puan menyampaikan apresiasi kepada tim SAR dan relawan yang terlibat.

“Yang paling penting, setiap upaya penyelamatan harus mengutamakan keamanan para santri yang masih tertimbun reruntuhan,” ujarnya.

Ia menilai musibah ini harus menjadi peringatan bagi pemerintah mengenai pentingnya pengawasan terhadap kualitas bangunan fasilitas pendidikan dan keagamaan.

Kemudian, dia mengingatkan bahwa negara tidak boleh abai memastikan konstruksi sarana publik, terutama untuk anak-anak.

“Pondok pesantren menampung jutaan santri di seluruh Indonesia. Fasilitas mereka harus aman dan terlindungi dari risiko bencana,” tegasnya.

Puan mendorong pemerintah pusat dan daerah memberikan pendampingan bagi Ponpes Al Khoziny, termasuk bantuan psikologis bagi santri dan keluarga korban. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.