Pascaerupsi, Begini Cara Merawat Motor Listrik dari Abu Vulkanik
📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 21:47 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Istimewa
JAKARTA — Paparan abu vulkanik akibat peningkatan aktivitas erupsi di sejumlah wilayah menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi kendaraan, termasuk motor listrik. Selain memperhatikan aspek keselamatan diri, pengguna perlu memastikan kendaraan yang terpapar abu vulkanik mendapatkan penanganan dan perawatan yang tepat guna mencegah kerusakan pada komponen tertentu.
Menanggapi situasi tersebut, Polytron membagikan panduan perawatan motor listrik setelah terpapar abu vulkanik. Perusahaan juga menegaskan bahwa lini motor listriknya telah dilengkapi fitur perlindungan khusus untuk menjaga keamanan sistem kelistrikan dan baterai.
Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menyampaikan keprihatinan perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak erupsi.
“Kami segenap keluarga besar Polytron turut prihatin dan bersimpati atas musibah erupsi yang menimpa masyarakat di wilayah terdampak. Kami berharap kondisi lingkungan dan aktivitas warga dapat segera pulih sepenuhnya,” ujar Ilman dalam keterangannya.
Menurut dia, kekhawatiran pengguna terhadap kondisi motor listrik setelah terpapar abu vulkanik merupakan hal yang sangat wajar. Kendati demikian, ia mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap melakukan perawatan kendaraan sesuai prosedur yang benar.
“Sistem kelistrikan dan baterai kami telah dirancang dengan proteksi maksimal. Dengan perawatan yang benar untuk membersihkan sisa debu tersebut, motor akan tetap aman dan awet digunakan,” tambahnya.
Perlindungan Baterai terhadap Debu dan Air
Polytron menjelaskan bahwa baterai pada lini motor listrik Fox Electric, khususnya model Fox-350 [sesuaikan jika format penamaannya berbeda] , telah mengantongi sertifikasi IP67. Tingkat perlindungan tersebut menunjukkan bahwa perangkat memiliki ketahanan terhadap debu serta mampu bertahan dalam kondisi perendaman air pada kedalaman dan durasi tertentu sesuai standar pengujian internasional.
Baterai tersebut juga dilindungi oleh casing berbahan aluminium yang dirancang khusus untuk melindungi komponen di dalamnya. Polytron menyebut konstruksi ini sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan baterai terhadap berbagai kondisi lingkungan ekstrem.
Meski demikian, paparan abu vulkanik tetap harus ditangani dengan cermat. Abu vulkanik mengandung partikel abrasif dan senyawa kimia tertentu yang berpotensi mempercepat korosi pada material logam, terutama jika bercampur dengan air dan dibiarkan menempel dalam waktu lama.
Hindari Berkendara di Jalan yang Tertutup Abu Tebal
Polytron mengingatkan pengguna untuk menghindari perjalanan menggunakan motor apabila kondisi jalan masih tertutup endapan abu vulkanik yang tebal. Ketebalan abu dapat mengurangi daya cengkeram ban sehingga meningkatkan risiko kendaraan tergelincir.
Selain berdampak pada keselamatan berkendara, debu vulkanik yang beterbangan juga dapat mengganggu jarak pandang pengendara serta memicu risiko gangguan pernapasan.
Apabila perjalanan darurat tidak dapat ditunda, pengguna disarankan untuk:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!