Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkop Dorong agar Koperasi Manfaatkan Dana Bergulir

📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 15:45 WIB | Oleh:

Borobudur Expo 2026

Dana bergulir LPDB Koperasi sendiri merupakan instrumen pinjaman atau pembiayaan resmi pemerintah yang diperuntukkan bagi koperasi, baik melalui skema konvensional maupun syariah. Kehadiran layanan konsultasi secara langsung di tengah event diharapkan dapat memperpendek jarak informasi antara koperasi dengan akses pembiayaan pemerintah.

Borobudur Expo 2026 sendiri menjadi ruang pertemuan berbagai potensi ekonomi dari kawasan penyangga Borobudur dan wilayah Purwomanggung yang mencakup Kabupaten Purworejo, Wonosobo, Magelang, Kota Magelang, dan Temanggung.

Walikota Magelang, Damar Prasetyono, menyampaikan bahwa event seperti Borobudur Expo diharapkan tidak berhenti pada peningkatan jumlah kunjungan maupun transaksi selama kegiatan berlangsung, tetapi mampu menciptakan hubungan usaha baru dan membuka pasar yang lebih luas.

“Kami berharap ada kemanfaatan ekonomi. Ada kerja sama baru yang terbentuk dalam setiap event. Ada produk yang mendapatkan pasar baru, ada UMKM yang menemukan mitra baru, ada koperasi yang menemukan peluang baru, dan tentunya ada investor yang melihat potensi baru,” ujar Damar.

Ia menyebut Kota Magelang memiliki keterbatasan sumber daya alam, sehingga kekuatan daerah sangat bertumpu pada kualitas sumber daya manusia, inovasi, kreativitas, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, keberadaan berbagai layanan dan jejaring dalam Borobudur Expo dinilai penting untuk mempertemukan pelaku usaha dengan pasar dan mitra baru, sekaligus menciptakan aktivitas ekonomi yang dapat berlanjut setelah event berakhir.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koperasi Ferry Juliantono juga menekankan pentingnya membangun ekosistem ekonomi yang menghubungkan koperasi, UMKM, pasar, pembiayaan, dan produksi masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah saat ini mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk tidak hanya menjalankan fungsi distribusi barang, tetapi juga menjadi off-taker yang menyerap hasil produksi masyarakat desa, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan, hingga kerajinan.

Di sisi lain, Ferry mendorong agar gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat menjadi pasar bagi produk UMKM lokal.

“Kalau UMKM-nya nanti dikurasi, ada pelatihan, dibentuk koperasinya, kita dampingi, kita biayai, kemudian produk-produk UMKM lokal itu nanti jualnya enggak usah bingung lagi karena sudah ada outletnya,” ujar Ferry.

Menurut dia, pola tersebut dapat membentuk ekosistem yang mempertemukan produksi, pembiayaan, dan pasar secara lebih terintegrasi.

“Antara produksi dengan jualnya sekarang sudah terbuka. Kita akan bisa buat ekosistem yang memungkinkan itu semua bisa berjalan dengan baik,” lanjut dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Megapolitan
KAI Commuter Tambah 4 Jadwa...
Nasional
Menkop Dorong agar Koperasi...
Advertisement
Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

19 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.