Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jawa Timur Lakukan Penanganan Simultan Atasi Dampak Kemarau Panjang yang Melanda 24 Kabupaten/Kota

📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 15:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Jawa Timur Lakukan Penanganan Simultan Atasi Dampak Kemarau Panjang yang Melanda 24 Kabupaten/Kota Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah) bersama ratusan masyarakat mengikuti Sholat Istisqa dan doa bersama di halaman Pendopo Kabupaten Mojokerto, Jumat (18/9/2026).

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan pemerintah melakukan penanganan simultan untuk mengatasi dampak kemarau panjang yang melanda 24 kabupaten/kota melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pengeboran, dan distribusi air bersih.

“Memang kemarau panjang ini sudah diprediksi dan BMKG sudah mengingatkan berkali-kali. Tetapi ikhtiar kita sudah maksimal. Saya menyebut maksimal karena sejak tanggal 3 September lalu kita sudah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca,” ujarnya dalam keterangan diterima di Surabaya, Sabtu (19/9).

Khofifah mengatakan penanganan kekeringan dilakukan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kemarau panjang dan memberikan peringatan terkait kondisi tersebut.

Menurut dia, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah OMC sejak 3 September 2026 untuk memicu turunnya hujan di wilayah yang memiliki awan potensial.

“Ketika BMKG menyampaikan ada awan yang bergerak, itu langsung kita ikuti, langsung ditebar garam. Dan sudah menjadi hujan ringan sampai sedang,” katanya.

Selain OMC, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah daerah juga melakukan pengeboran di sejumlah titik untuk mencari sumber air baru bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Area yang terdampak ini kan luas, 24 kabupaten/kota. Dari 24 daerah ini, antisipasi mengebor sumur sudah dilakukan. Ada yang sukses dan ada yang belum sukses,” kata Khofifah.

Ia mengatakan distribusi air bersih juga terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air.

“Jadi ikhtiar itu, betapa ingin saya sampaikan, kita sudah melakukan bersama-sama. Semua sudah kita lakukan,” tegasnya.

Khofifah mengatakan luasnya wilayah terdampak membuat penanganan kekeringan membutuhkan langkah yang dilakukan secara bersamaan, mulai dari pemenuhan kebutuhan air hingga pencarian sumber air baru.

Selain penanganan darurat, Pemprov Jatim menyiapkan langkah jangka panjang untuk memperkuat ketahanan air melalui pemetaan sumber air potensial, pencarian sumber air baru, penguatan infrastruktur penyediaan air, serta perlindungan terhadap sumber air yang tersedia.

“Ketika masyarakat membutuhkan air, tentu harus segera kita bantu. Tetapi pada saat yang sama, kita harus terus mencari solusi jangka panjang. Sumber-sumber air yang potensial perlu dipetakan, dikaji, dan kalau memungkinkan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Menurut Khofifah, kondisi geografis dan karakteristik wilayah Jawa Timur yang beragam membutuhkan penanganan kekeringan sesuai dengan kondisi masing-masing daerah.

“Jangan sampai kita hanya bergerak ketika kekeringan sudah terjadi. Kita harus membangun kesiapsiagaan, memetakan sumber-sumber air, menjaga sumber yang sudah ada, dan menyiapkan langkah-langkah agar masyarakat memiliki ketahanan air yang lebih baik,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Megapolitan
KAI Commuter Tambah 4 Jadwa...
Nasional
Menkop Dorong agar Koperasi...
Advertisement
Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

19 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.