Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Klopp Ingin Rebut Kembali Kebanggaan Tim Nasional Jerman dari Kelompok Ekstrem

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 08:27 WIB | Oleh:

"Rasa bangga terhadap bangsa dan sikap terbuka terhadap dunia bukanlah dua hal yang saling bertentangan."

Klopp sendiri mengakui bahwa pembicaraan mengenai patriotisme sangat sensitif di Jerman. Sejarah Nazi membuat ekspresi kebanggaan nasional di negara tersebut memiliki konteks yang berbeda dibandingkan banyak negara lain.

Dalam konferensi pers tersebut, Klopp bahkan mengenakan topi Adidas dengan warna bendera Jerman.

Pelatih yang akan menjalani debutnya bersama Die Mannschaft melawan Belanda pada 24 September itu mengatakan dirinya lebih memilih istilah "patriotisme positif" dibandingkan "kebanggaan nasional" karena istilah terakhir berpotensi disalahartikan.

"Bisakah Anda bangga menjadi orang Jerman dan tetap terbuka, beragam, baik dan ramah? Bisakah Anda tetap menunjukkan rasa kasih kepada sesama?" kata Klopp.

"Saya 100 persen yakin: Ya!"

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Kristen (CDU), Franziska Hoppermann, juga menyambut seruan Klopp agar simbol-simbol nasional tidak dibiarkan menjadi milik kelompok ekstrem.

"Kita semua seharusnya dan diperbolehkan mengenakan warna nasional kita dengan bangga dan percaya diri sebagai simbol kebebasan kita," ujar Hoppermann.

Pernyataan Klopp muncul ketika perdebatan mengenai identitas nasional dan simbol-simbol Jerman kembali menjadi bagian dari diskusi publik setelah kemenangan AfD di Saxony-Anhalt.

Bagi Klopp, persoalannya bukan sekadar bagaimana bendera Jerman digunakan, melainkan bagaimana masyarakat dapat menunjukkan rasa bangga terhadap negara mereka tanpa mengorbankan keterbukaan, keberagaman, dan sikap menghargai orang lain.

Ia kini akan mengalihkan perhatian ke lapangan. Debut Klopp sebagai pelatih Jerman dijadwalkan berlangsung pada 24 September ketika menghadapi Belanda dalam laga UEFA Nations League.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
Ada Penjajakan UMKM Mulai D...
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.