Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

5.000 Bibit Kerapu Ditebar DKP Kalimantan Barat dan KIPP untuk Nelayan Pelapis

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 22:57 WIB | Oleh:
5.000 Bibit Kerapu Ditebar DKP Kalimantan Barat dan KIPP untuk Nelayan Pelapis Doc: ANTARA/HO- KIPP
Ket. Sebanyak 5.000 bibit kerapu ke keramba jaring apung (KJA) Kelompok Nelayan Bina Warga untuk budidaya di Pelapis.

PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalbar bersama Pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) menebar 5.000 bibit kerapu ke keramba jaring apung (KJA) Kelompok Nelayan Bina Warga untuk budidaya di Desa Pelapis, Kabupaten Kayong Utara.

"Kami memberikan bantuan bibit ikan kerapu untuk kelompok nelayan di Desa Pelapis. Tentunya, kami berharap dengan bantuan ini kelompok dapat membudidayakan ikan kerapu ini hingga selesai panen atau 9-12 bulan. Dengan budidaya ini, kelompok nelayan dapat menjualnya untuk peningkatan ekonomi kelompok tersebut," ujar Kepala Bidang Budidaya Perikanan DKP Provinsi Kalbar, Bustami di Pontianak, Selasa (15/9).

Ia menjelaskan dalam program DKP Kalbar tersebut didukung juga melalui tanggung jawab sosial lingkungan dari KIPP khususnya dalam pendampingan dan penguatan kapasitas kelompok nelayan.

"Bantuan bibit kerapu diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan, tetapi dapat dikembangkan menjadi kegiatan usaha yang memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok penerima," jelas dia.

Menurut Bustami, pendampingan menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan budidaya dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu sinergi antara DKP Provinsi Kalbar dengan KIPP diharapkan dapat membantu kelompok dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan teknis budidaya kerapu.

"Selanjutnya, KIPP bekerja sama dengan DKP untuk memberikan pendampingan untuk kelompok nelayan tentang pemeliharaan budidaya ikan kerapu, sehingga nanti ikan kerapu tersebut dapat berkembang dengan maksimal," tutur Bustami.

Sementara itu External Relation Manager Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) Sugeng Sulistiyo menyatakan dukungan KIPP dalam program budidaya kerapu merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Menurutnya, keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat membutuhkan pendampingan yang dilakukan secara konsisten, peningkatan kapasitas kelompok, hingga terbukanya akses terhadap pasar.

"Ke depan, kolaborasi serupa diharapkan dapat terus dikembangkan melalui pendampingan, peningkatan kapasitas kelompok, serta penguatan akses pasar sehingga budidaya kerapu tidak hanya menjadi program bantuan, tetapi dapat tumbuh menjadi usaha masyarakat yang produktif dan berkelanjutan," kata dia.

Bagi Kelompok Nelayan Bina Warga, bantuan 5.000 bibit kerapu tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan kegiatan ekonomi melalui usaha budidaya. Ketua Kelompok Nelayan Bina Warga, Kusmanto, menyampaikan apresiasi kepada DKP Provinsi Kalbar, DKP Kabupaten Kayong Utara, dan KIPP atas dukungan yang diberikan.

Ia berharap budidaya kerapu dapat berkembang dan menjadi contoh bagi kelompok nelayan lainnya di Desa Pelapis.

“Harapan saya, semoga kelompok kami bisa berkembang dan bisa menjadi pemicu lahirnya kelompok-kelompok yang akan datang. Kalau ini bisa dikembangkan secara maksimal, tidak menutup kemungkinan kelompok-kelompok yang akan datang bisa lebih berminat lagi," ungkapnya.

Kusmanto menilai pendampingan KIPP penting untuk melengkapi pengalaman nelayan dengan pengetahuan teknis budidaya kerapu. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berjalan sehingga kelompok mampu mengembangkan budidaya secara optimal.

"Secara umum memang kami sebagai nelayan memahami kondisi laut. Tapi untuk budidaya kerapu kami masih perlu pendampingan," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.