Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandara Kualanamu Beroperasi Normal, meski 49 Penerbangan Dibatalkan akibat Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 05:38 WIB | Oleh:
Bandara Kualanamu Beroperasi Normal, meski 49 Penerbangan Dibatalkan akibat Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau Doc: antara foto
Ket. Suasana penerbangan di Bandara Kualanamu.

MEDAN - PT Angkasa Pura Aviasi menyatakan Bandara Internasional Kualanamu tetap beroperasi normal meski 49 penerbangan dibatalkan sebagai dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

"Berdasarkan data sementara hari ini tercatat ada 49 penerbangan mengalami pembatalan," kata Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi, Mohamad Hikmat Hidayat di Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (7/9).

Dari total penerbangan yang mengalami pembatalan itu, lanjut dia, yakni rute Kualanamu-Cengkareng pergi-pulang, Kualanamu-Halim Perdanakusuma pergi-pulang, serta Kualanamu-Bandung pergi-pulang.

Adapun maskapai penerbangan yang membatalkan penerbangannya sebanyak lima maskapai meliputi Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Lion Air, Batik Air, dan Pelita Air.

"Informasi terkini Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), dan Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO) ditutup sementara," kata Hikmat.

Ia menjelaskan perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda hingga kini mengganggu operasional penerbangan di sejumlah bandara.

Data Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Ahad (6/9), terdapat 51 penerbangan dibatalkan, termasuk rute internasional Amsterdam - Cengkareng dialihkan pendaratan ke Kualanamu.

"Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu," tutur dia.

Menurutnya, penerbangan terdampak itu bersifat sementara dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi operasional penerbangan serta kebijakan masing-masing maskapai.

Pihaknya juga terus berkoordinasi intensif dengan AirNav Indonesia, maskapai, otoritas bandara, serta seluruh pemangku kepentingan guna memantau perkembangan kondisi.

Selain itu, memastikan operasional penerbangan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada pengguna jasa bandara.

"Para calon penumpang secara berkala kita imbau agar memastikan kembali status dan jadwal penerbangannya lewat maskapai masing-masing sebelum menuju bandara," ujar Hikmat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.