Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Temukan 4 Benda di Selat Sunda, Petunjuk Baru Pencarian Mulai Terungkap

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 00:08 WIB | Oleh:
Tim SAR Temukan 4 Benda di Selat Sunda, Petunjuk Baru Pencarian Mulai Terungkap Doc: Antara foto
Ket. Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad (kiri) dalam konferensi pers di Posko SAR di Dermaga Pantai Marina, Pandeglang, Banten, Sabtu (12/9).

PANDEGLANG - Tim SAR menemukan empat benda berupa jeriken, helm, dan dua jaket saat melakukan pencarian delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda pada hari kelima operasi SAR.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan benda-benda tersebut ditemukan KN SAR Tetuka dalam penyisiran selama sekitar 10 jam di perairan sebelah selatan Gunung Anak Krakatau.

"Pada pukul 10.05 WIB, KN SAR Tetuka menemukan jerigen minyak berwarna biru," kata Al Amrad di Pandeglang, Sabtu malam.

Setelah menemukan jeriken tersebut, tim melanjutkan pemantauan dan penyisiran di sekitar wilayah pencarian.

Pada pukul 12.33 WIB, tim kembali menemukan helm berwarna merah.

Pencarian kemudian dilanjutkan hingga sore hari dan pada pukul 17.10 WIB tim menemukan jaket pelampung berwarna oranye.

"Dan pada pukul 18.09 WIB, kembali ditemukan jaket berwarna oranye," kata Al Amrad.

Basarnas belum memastikan apakah benda-benda yang ditemukan tersebut berkaitan dengan kapal cepat yang membawa lima jurnalis dan tiga orang lainnya yang hilang kontak sejak Senin (7/9).

Al Amrad mengatakan temuan tersebut akan ditindaklanjuti dan menjadi bahan evaluasi Tim SAR Gabungan dalam menentukan langkah pencarian berikutnya.

"Kami akan mengevaluasi hasil pencarian hari ini, temuan akan menjadi dasar untuk melakukan perluasan pencarian," katanya.

Pada hari kelima, Tim SAR Gabungan memperluas pencarian melalui jalur laut dan udara dengan membagi wilayah pencarian ke sejumlah sektor di perairan Selat Sunda.

Delapan orang yang masih dalam pencarian berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Lima di antaranya merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas.

Tiga orang lainnya adalah Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.