Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jurnalis Hilang saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Belum Ditemukan, Basarnas Ungkap Fakta Terbaru

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 05:18 WIB | Oleh:
Jurnalis Hilang saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Belum Ditemukan, Basarnas Ungkap Fakta Terbaru Doc: Antara foto
Ket. Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad (kiri) dalam konferensi pers di Pandeglang, Banten, pada Kamis (10/9) untuk update pencarian lima jurnalis, dua awak kapal, dan satu pemandu yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9).

PANDEGLANG - Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan berdasarkan hasil pemantauan visual menggunakan teropong belum ada tanda penemuan lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Pulau Sertung.

Amrad menegaskan, di pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau tim SAR gabungan bersama nelayan setempat sudah sempat turun ke pulau-pulau sekitar gunung, tetapi pencarian secara langsung di Pulau Sertung belum bisa dilakukan karena PVMBG menyatakan daerah tersebut masih rawan karena memasuki radius 3 km dari Gunung Anak Krakatau.

"Untuk Pulau Sertung, itu memasuki radius 3 km ya, sebagaimana kita ketahui bersama data dari PVMBG menyatakan bahwa itu masih daerah rawan, tetapi kami akan tetap berupaya bagaimana kita bisa masuk ke situ dari data BMKG, data BNPB, perkiraan tindakan apa yang harus kita lakukan supaya kita bisa masuk ke situ untuk memastikan," paparnya.

Amrad menambahkan, Basarnas juga telah memperluas pencarian menggunakan drone di Pulau Sangiang menggunakan Kapal Negara Search and Rescue (KN SAR) Tetuka, tetapi belum menunjukkan hasil maksimal karena wilayah masih tertutup asap.

"Untuk hari ini, informasi dari rekan-rekan di lapangan yang di sekitar yang menggunakan drone, yaitu KN SAR Tetuka, mencoba hal tersebut dan hasilnya tidak bisa karena kabut asap sangat tebal," ucap Amrad.

Ia menegaskan, Basarnas tetap mengacu pada informasi dari BMKG dan PVMBG terkait perkembangan cuaca dan kondisi di lapangan untuk keselamatan proses pencarian.

"Jadi, rekan-rekan yang dari BMKG termasuk dari PVMBG itu selalu memberikan informasi, mereka melaporkan per jam perkembangannya, apabila ada urgensi, itu akan menyampaikan ke kami," tuturnya.

Pewarta foto ANTARA Muhammad Bagus Khoirunas tercatat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau bersama empat pewarta foto lainnya, yakni Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.

Kelima pewarta foto itu hilang kontak sejak Senin (7/9) saat sedang melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.